Industrial Robotics

Learn more about Industrial Robotics

Ini Dia Perbandingan Parallel Robot dengan Serial Robot

Posted on 2024-09-03 by Misel Editor

Parallel robot dan serial robot berbeda dalam struktur dan fungsi. Parallel robot memiliki lengan yang bekerja bersama untuk kecepatan dan stabilitas tinggi, cocok untuk tugas presisi. Serial robot memiliki lengan berurutan yang lebih fleksibel untuk berbagai tugas seperti pengelasan. Parallel robot unggul dalam kecepatan, sementara serial robot lebih fleksibel.Dari segi mekanisme, robot dapat dibagi menjadi dua kategori: robot paralel dan robot serial. Robot serial menggunakan mekanisme loop terbuka sebagai prototipe, sementara robot paralel memiliki satu atau beberapa loop tertutup yang membentuk koordinat sendi yang saling terkait. Lalu, seperti apa saja perbedaannya secara mendalam?Desain dan StrukturSerial Robot: Memiliki lengan yang tersusun secara berurutan dari pangkal hingga ujung. Desain ini memberikan fleksibilitas tinggi dan jangkauan gerak yang luas.Parallel Robot: Menggunakan beberapa lengan yang bekerja bersamaan, terhubung ke basis dan end-effector. Struktur ini menawarkan kekakuan dan stabilitas lebih tinggi, cocok untuk tugas presisi tinggi.Jumlah Degree of Freedom (DOF)Serial Robot: Biasanya memiliki derajat kebebasan lebih banyak. Ini memungkinkan gerakan kompleks di berbagai arah.Parallel Robot: Memiliki DOF lebih terbatas. tapi tetap memungkinkan gerakan sangat presisi dalam ruang kerja tertentu.Presisi dan KekakuanSerial Robot: Fleksibel, namun dapat mengalami distorsi pada lengan yang panjang. Ini dapat mengurangi presisi.Parallel Robot: Struktur loop tertutup memberikan kekakuan tinggi, mengurangi distorsi dan meningkatkan akurasi.Ruang Kerja (Work Envelope)Serial Robot: Memiliki ruang kerja lebih luas dan fleksibel. Maka dari itu ideal untuk tugas dengan jangkauan besar.Parallel Robot: Ruang kerjanya lebih terbatas, namun menawarkan akurasi tinggi dalam area tersebut.3.Gambaran-work-envelope-pada-robot-industri.jpg 48.95 KBKecepatan dan AkselerasiSerial Robot: memiliki desain yang ringan. Karena ringan, robot ini memiliki kecepatan dan akselerasi tinggi, cocok untuk aplikasi dinamis.Parallel Robot: Tidak secepat serial robot. Namun unggul dalam stabilitas gerakan dan kontrol presisi.Stabilitas dan Beban AngkutSerial Robot: Cocok untuk beban ringan hingga sedang. Jika membawa beban berat, bisa mengganggu kestabilan, terutama di bagian ujung.Parallel Robot: Strukturnya mendukung penanganan beban berat dengan stabilitas sangat baik.AplikasiSerial Robot: Banyak digunakan dalam pengelasan, perakitan, dan pengecatan otomatis karena fleksibilitas tinggi.Parallel Robot: Ideal untuk aplikasi presisi tinggi. Contoh pengaplikasian di mesin CNC, pengujian mikro, dan perakitan presisi. simak lebih dalam pada artikel Aplikasi Robot Paralel pada Sektor Industri Makanan dan Minuman.2.Robot-serial.jpg 57.12 KBKekompleksan Desain dan KontrolSerial Robot: Memiliki desain lebih sederhana dan mudah dikontrol, cocok untuk banyak industri.Parallel Robot: Membutuhkan sistem kontrol lebih kompleks. Hal ini dikarenakan adanya interaksi antar lengan yang saling memengaruhi.Biaya dan PenerapanSerial Robot: Lebih ekonomis baik dari sisi biaya awal maupun pemeliharaan.Parallel Robot: Investasi di awal lebih tinggi. Namun sebanding dengan presisi dan stabilitas yang diberikan.KesimpulanDalam memilih antara robot paralel dan robot serial, pertimbangan utama harus meliputi desain dan struktur, jumlah DOF, presisi, ruang kerja, kecepatan, stabilitas, aplikasi, serta biaya. Robot serial menawarkan fleksibilitas dan jangkauan yang lebih besar dengan biaya yang lebih rendah, cocok untuk aplikasi dengan kebutuhan gerakan yang dinamis. Sementara itu, robot paralel memberikan presisi dan stabilitas yang lebih tinggi, ideal untuk tugas yang memerlukan akurasi ekstrem dan beban berat.Rekomendasi Distributor Industrial AutomationSetelah mengenal lebih dalam tentang perbandingan antara Parallel Robot dan Serial Robot, saatnya Anda mengambil langkah selanjutnya. Kunjungi PT Mitrainti Sejahtera Eletrindo untuk mendapatkan rekomendasi terbaik dalam solusi industrial automation. Jangan lewatkan kesempatan untuk meningkatkan efisiensi operasional Anda dengan teknologi terkini.ADDRESSRuko Pengampon Square Blok D-31Jl. Semut Baru, Kel. Bongkaran, Kec. Pabean Cantian Surabaya – Jawa TimurPHONEWhatsApp:+628170006907T.(031) 355 1715F.(031) 355 3995Email:[email protected]:Youtube Misel

Aplikasi Robot Paralel pada Sektor Industri Makanan dan Minuman

Posted on 2024-09-02 by Misel Editor

Revolusi industri 4.0 telah membawa angin segar dalam dunia manufaktur, termasuk industri makanan dan minuman. Salah satu inovasi menonjol adalah penerapan robot paralel. Artikel ini akan membahas berbagai aplikasi robot paralel yang kini menjadi solusi cerdas untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi dalam berbagai lini proses, mulai dari pengemasan hingga perakitan.1. Pengemasan dan PalletisasiPenggunaan robot paralel dalam pengemasan dapat meningkatkan efisiensi dibandingkan dengan metode manual. Robot delta (sejenis robot paralel) digunakan dalam berbagai aplikasi pengemasan dan palletisasi, menunjukkan peningkatan kecepatan dan presisi dalam proses ini. Kecepatan dan presisi yang dimiliki oleh robot paralel memungkinkan mereka untuk memasukkan produk ke dalam kotak, menyusun kantong atau kotak ke dalam palet, serta memuat dan membongkar bahan dari jalur produksi.2. Pengambilan dan PenempatanDalam proses produksi makanan dan minuman, kecepatan dan akurasi robot paralel sangat berharga. Mereka dapat digunakan untuk menempatkan biskuit atau cokelat pada conveyor, atau memindahkan potongan buah dari satu bagian ke bagian lain dalam jalur produksi. Penggunaan robot ini tidak hanya mempercepat proses, tetapi juga mengurangi risiko kontaminasi yang sering terjadi pada penanganan manual. Penerapan robot paralel dalam proses ini dapat meningkatkan kecepatan produksi hingga 25%.3. Sortasi dan KlasifikasiRobot paralel juga efektif dalam sortasi dan klasifikasi produk berdasarkan ukuran, warna, atau kualitas. Ini sangat penting di industri makanan dan minuman untuk memastikan bahwa hanya produk yang memenuhi standar yang dikemas dan dikirim ke konsumen. Dengan bantuan sistem visi, robot ini dapat melakukan sortasi dengan presisi tinggi. Penelitian dari Jurnal berjudul Application of Artificial Intelligence in Food Industry—a Guideline (2022), menunjukkan bahwa robot paralel dapat mengurangi tingkat kesalahan sortasi hingga 15% dibandingkan dengan metode tradisional.4. InspeksiIntegrasi sistem visi pada robot paralel memungkinkan mereka melakukan inspeksi visual terhadap produk makanan dan minuman. Sistem ini dapat mendeteksi cacat produk, kontaminasi, atau masalah kemasan yang tidak sesuai dengan standar kualitas. Robot dengan sistem visi dapat meningkatkan deteksi cacat hingga 40% lebih efektif daripada inspeksi manual.5. Loading dan UnloadingRobot paralel digunakan untuk memuat dan membongkar produk atau bahan baku ke dalam atau dari mesin seperti oven, freezer, atau peralatan pengolahan lainnya. Kecepatan dan akurasi robot sangat membantu dalam meningkatkan efisiensi proses produksi. Penggunaan robot dalam loading dan unloading dapat mengurangi waktu henti mesin hingga 20%.6. Pemotongan dan PengolahanDalam beberapa aplikasi, robot paralel digunakan untuk pemotongan presisi atau pengolahan produk makanan, seperti memotong kue, pizza, atau bahkan daging. Keakuratan dan kebersihan pemotongan yang mereka tawarkan sangat penting untuk mempertahankan kualitas produk. Robot pemotong dapat mengurangi limbah produksi hingga 10%. 7. Pengisian dan PenutupanRobot paralel juga digunakan dalam aplikasi pengisian, di mana mereka mengisi wadah dengan bahan makanan cair atau padat dengan presisi. Selanjutnya, mereka juga dapat terlibat dalam penutupan atau penyegelan wadah tersebut. Penggunaan robot dalam proses pengisian dan penutupan dapat mengurangi kerugian bahan hingga 5%.Penggunaan robot paralel dalam industri makanan dan minuman terbukti membawa banyak keuntungan, mulai dari efisiensi pengemasan, sortasi, hingga inspeksi yang lebih presisi. Seiring berkembangnya teknologi robotik, penerapan robot paralel tidak hanya terbatas pada sektor makanan dan minuman, tetapi juga terus meluas ke berbagai lini industri manufaktur lainnya. Dengan membaca artikel berjudul Berbagai Paralel Robot untuk Industri Manufaktur, Anda dapat memilih jenis robot yang paling sesuai untuk mendukung produktivitas, kualitas, dan daya saing mereka di pasar. Rekomendasi Mitra Industrial Robotics TerpercayaSetelah menggali potensi aplikasi robot paralel di sektor industri makanan dan minuman, jangan lewatkan kesempatan untuk meningkatkan efisiensi produksi Anda. Temukan solusi robotic terbaik dengan berkonsultasi kepada ahli dari PT. Mitrainti Sejahtera Eletrindo (MISEL), mitra terpercaya dalam teknologi industrial robotics. Hubungi kami hari ini untuk memulai transformasi industri Anda.ADDRESSRuko Pengampon Square Blok D-31Jl. Semut Baru, Kel. Bongkaran, Kec. Pabean Cantian Surabaya – Jawa TimurPHONEWhatsApp: +628170006907T.(031) 355 1715F.(031) 355 3995Email: [email protected]: Youtube Misel

Manfaat Industrial Robotics bagi Pabrik Modern

Posted on 2024-08-09 by Misel Editor

Robot industri telah menjadi pilar utama dalam transformasi manufaktur modern. Mereka bukan hanya alat untuk automasi tetapi juga penggerak utama dalam mencapai efisiensi tinggi dan produktivitas yang konsisten di pabrik. Di bawah ini, kita akan menjelajahi bagaimana robot industri meningkatkan produktivitas pabrik melalui berbagai cara, termasuk peningkatan kualitas produk, efisiensi biaya, keselamatan kerja, dan lebih banyak lagi.1. Peningkatan ProduktivitasPenggunaan robot industri memungkinkan pabrik untuk meningkatkan produktivitas secara signifikan. Robot dapat bekerja tanpa henti selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu, tanpa lelah atau memerlukan istirahat. Ini berbeda dengan tenaga kerja manusia yang membutuhkan istirahat, cuti, dan waktu pemulihan. Robot dapat melakukan tugas-tugas dengan kecepatan tinggi dan presisi yang konsisten, yang meningkatkan output dan mengurangi waktu siklus produksi.Dalam industri otomotif, robot digunakan untuk pengelasan, perakitan, dan pengecatan bagian-bagian kendaraan dengan cepat dan tepat, yang secara langsung meningkatkan output produksi kendaraan. Untuk memahami bagaimana efisiensi ini bisa lebih dimaksimalkan melalui integrasi sistem peringatan visual dan suara, Anda bisa melihat analisa robot dengan Patlite untuk produktivitas industri.2. Konsistensi dan Kualitas ProdukRobot industri dikenal karena kemampuannya menghasilkan produk dengan konsistensi dan kualitas tinggi. Mereka dapat melakukan tugas dengan presisi yang sama setiap kali, yang mengurangi variabilitas dan cacat dalam produksi. Dengan kemampuan untuk bekerja dengan ketelitian tinggi, robot dapat mengurangi jumlah produk cacat yang dihasilkan, yang pada akhirnya meningkatkan kualitas keseluruhan produk.3. Efisiensi BiayaMeskipun investasi awal dalam teknologi robotik mungkin tinggi, dalam jangka panjang, robot industri dapat menghasilkan penghematan biaya yang signifikan. Mereka mengurangi biaya operasional melalui peningkatan efisiensi dan pengurangan kebutuhan tenaga kerja manual. Robot sering kali lebih efisien dalam hal penggunaan energi dibandingkan dengan metode produksi manual, terutama dalam tugas-tugas yang membutuhkan gerakan berulang dan cepat.4. Keselamatan KerjaSalah satu keuntungan utama dari penggunaan robot industri adalah peningkatan keselamatan kerja. Robot dapat mengambil alih tugas-tugas yang berbahaya dan sulit, mengurangi risiko cedera pada pekerja. Robot dapat bekerja di lingkungan yang tidak layak untuk manusia, seperti tempat dengan radiasi tinggi atau kondisi atmosfer yang berbahaya.5. FleksibilitasRobot modern dirancang untuk fleksibilitas. Mereka dapat diprogram untuk melakukan berbagai tugas dan dilengkapi dengan alat yang dapat diganti sesuai kebutuhan spesifik proses produksi. Dengan berbagai pilihan alat yang tersedia, satu robot dapat melakukan berbagai tugas, dari perakitan hingga pengecatan dan pengelasan.6. Pengurangan Waktu HentiRobot dapat secara signifikan mengurangi waktu henti produksi dengan meminimalisir kesalahan manusia dan kebutuhan untuk perubahan shift. Mereka memastikan operasi yang lebih lancar dan lebih sedikit gangguan. Robot modern dirancang untuk memerlukan pemeliharaan minimal, yang mengurangi waktu henti untuk perawatan dan perbaikan.7. Integrasi dengan Sistem Manufaktur CerdasRobot industri dapat dengan mudah diintegrasikan ke dalam sistem manufaktur cerdas yang menggunakan teknologi Internet of Things (IoT). Ini memungkinkan monitoring real-time dan kontrol yang lebih baik atas operasi pabrik. Sistem manufaktur cerdas dapat mengotomatisasi dan mengoptimalkan proses produksi, meningkatkan produktivitas dan mengurangi kesalahan.Di pabrik pintar, robot yang terhubung dengan sistem IoT dapat memberikan data real-time tentang performa dan status mereka, memungkinkan pengelolaan dan optimasi yang lebih baik dari seluruh proses produksi.8. Penyesuaian untuk Kebutuhan SpesifikRobot industri dapat dikustomisasi dan disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan produksi yang sangat spesifik. Ini memberikan fleksibilitas yang tidak mungkin atau tidak praktis dilakukan oleh tenaga manusia. Dengan kemampuan untuk dilengkapi dengan berbagai alat khusus, robot dapat menyesuaikan diri dengan tugas-tugas yang sangat spesifik dan detail.9. Peningkatan Kapasitas InovasiDengan mengambil alih tugas-tugas rutin dan berulang, robot industri memungkinkan perusahaan untuk fokus pada inovasi dan pengembangan produk baru. Ini membuka peluang untuk kreativitas dan pertumbuhan bisnis.  Automasi memungkinkan perusahaan untuk mengejar proyek-proyek inovatif tanpa dibebani oleh tuntutan operasional harian.KesimpulanRobot industri telah menjadi komponen integral dalam pabrik modern, memberikan manfaat yang luas dari peningkatan produktivitas hingga inovasi. Dengan adopsi dan integrasi teknologi robotik, pabrik dapat meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya, dan meningkatkan keselamatan kerja. Robot tidak hanya mengubah cara pabrik beroperasi, tetapi juga membuka peluang baru untuk pertumbuhan dan inovasi dalam dunia manufaktur.Rekomendasi Mitra Industrial Robotics TerpercayaSetelah mengungkap berbagai manfaat industrial robotics untuk pabrik modern, kini waktunya Anda menjajaki kerjasama dengan mitra terpercaya di bidang ini, PT. Mitrainti Sejahtera Eletrindo (MISEL). Jangan ragu untuk menghubungi kami jika Anda memerlukan solusi terbaik dalam memenuhi kebutuhan otomatisasi Anda. Kami siap membantu Anda mencapai efisiensi maksimal dengan teknologi terdepan.ADDRESSRuko Pengampon Square Blok D-31Jl. Semut Baru, Kel. Bongkaran, Kec. Pabean Cantian Surabaya – Jawa TimurPHONEWhatsApp:+628170006907T.(031) 355 1715F.(031) 355 3995Email:[email protected]:Youtube Misel

3 Jenis Industrial Robotics Mitsubishi

Posted on 2024-08-09 by Misel Editor

Mitsubishi Electric adalah salah satu pemimpin dalam teknologi industrial robotics, menawarkan berbagai solusi untuk otomatisasi pabrik. Dalam artikel ini, kita akan membahas tiga jenis robot industri Mitsubishi yang paling populer: Ceiling Mounted Robot, Horizontal Type Robot, dan Vertical Type Robot. Masing-masing jenis robot ini memiliki spesifikasi dan keunggulan unik yang membuatnya cocok untuk berbagai aplikasi industri. 1. Ceiling Mounted Robot Ceiling Mounted Robots, atau robot yang dipasang di langit-langit, adalah solusi ideal untuk situasi di mana ruang lantai terbatas atau di mana fleksibilitas tinggi diperlukan dalam area kerja. Mitsubishi Electric menawarkan beberapa model Ceiling Mounted Robots yang dirancang untuk berbagai aplikasi industri. Berikut adalah spesifikasi ceiling mounted robot: Model Terkenal: MELFA RV-2FRL Kapasitas Beban: Hingga 2 kg Jangkauan Operasi: 503 mm Kecepatan: Hingga 8.4 m/s Akurasi: ±0.01 mm Kontroler: CR800-D atau CR750-Q Ceiling Mounted Robot memiliki keunggulan sebagai berikut :  Penghematan Ruang: Dengan pemasangan di langit-langit, robot ini tidak memerlukan ruang lantai, yang sangat menguntungkan di lingkungan pabrik dengan ruang terbatas. Fleksibilitas dalam Layout: Ceiling Mounted Robot memberikan kebebasan dalam merancang tata letak pabrik karena mereka dapat bekerja di atas area kerja tanpa mengganggu peralatan lain atau alur kerja. Aksesibilitas Lebih Baik: Posisi di langit-langit memungkinkan robot untuk mengakses area yang lebih sulit dijangkau oleh robot yang dipasang di lantai atau di dinding, yang memperluas jangkauan operasionalnya. Reduksi Waktu Siklus: Dengan pengaturan yang tepat, Ceiling Mounted Robot dapat meningkatkan efisiensi dengan mengurangi waktu yang diperlukan untuk perpindahan antara tugas-tugas. 2. Horizontal Type Robot Horizontal Type Robots, yang juga dikenal sebagai SCARA (Selective Compliance Assembly Robot Arm) robots, terkenal karena kecepatan dan efisiensinya dalam gerakan horizontal. Mitsubishi Electric menyediakan berbagai model SCARA yang dirancang untuk berbagai tugas, dari perakitan cepat hingga penanganan material. Berikut adalah spesifikasi Horizontal Type Robot: Model Terkenal: MELFA RH-3FRHR Kapasitas Beban: Hingga 3 kg Jangkauan Operasi: 400 mm Kecepatan: Hingga 7.2 m/s Akurasi: ±0.01 mm Kontroler: CR800-D atau CR750-Q Horizontal Type Robot memiliki keunggulan sebagai berikut: Kecepatan Tinggi: Horizontal Type Robots, sering dikenal sebagai robot SCARA (Selective Compliance Assembly Robot Arm), menawarkan kecepatan dan presisi tinggi untuk aplikasi seperti pick-and-place dan perakitan. Desain Kompak: Ukuran yang lebih kecil dan bentuk yang ramping memungkinkan robot ini untuk dipasang di area yang lebih sempit tanpa mengorbankan fungsionalitas. Stabilitas dalam Aksi Cepat: Karena konstruksinya, Horizontal Type Robots memiliki stabilitas tinggi dalam melakukan tugas dengan kecepatan cepat dan dengan presisi yang konsisten. Integrasi Mudah dengan Sistem Conveyor: Robot ini sering digunakan dalam kombinasi dengan sistem conveyor, membuatnya ideal untuk aplikasi manufaktur dan pengemasan di mana kecepatan dan efisiensi sangat penting. 3. Vertical Type Robot Vertical Type Robots adalah robot yang memiliki kemampuan untuk bergerak dalam sumbu vertikal dan digunakan dalam berbagai aplikasi yang memerlukan gerakan tiga dimensi yang kompleks. Mitsubishi Electric menawarkan berbagai model robot vertikal, termasuk robot dengan enam sumbu, yang memberikan fleksibilitas maksimal. Berikut adalah spesifikasi Vertical Type Robot: Model Terkenal: MELFA RV-7FR Kapasitas Beban: Hingga 7 kg Jangkauan Operasi: 927 mm Kecepatan: Hingga 9.1 m/s Akurasi: ±0.02 mm Kontroler: CR800-D atau CR750-Q Vertical Type Robot memiliki keunggulan sebagai berikut: Kapasitas Beban Lebih Besar: Vertical Type Robots, atau robot berjenis lengan vertikal, biasanya memiliki kemampuan untuk menangani beban yang lebih besar, menjadikannya ideal untuk aplikasi yang membutuhkan kekuatan dan daya tahan. Jangkauan Vertikal yang Lebih Luas: Dengan lengan yang mampu bergerak dalam sumbu vertikal yang lebih besar, robot ini dapat mengakses area yang lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan dengan jenis robot lain. Versatilitas dalam Aplikasi: Robot ini sangat cocok untuk berbagai aplikasi, termasuk perakitan, pengelasan, pengepakan, dan pemindahan material, berkat jangkauan dan kekuatannya. Presisi Tinggi: Meskipun menangani beban yang lebih besar, Vertical Type Robots tetap mempertahankan tingkat presisi yang tinggi, membuatnya ideal untuk tugas-tugas yang memerlukan ketepatan dan konsistensi. Kesimpulan Ketiga jenis robot industri Mitsubishi ini menawarkan solusi yang berbeda untuk kebutuhan otomatisasi pabrik. Pemilihan jenis robot yang tepat sangat tergantung pada aplikasi spesifik, ruang yang tersedia, dan kebutuhan operasional. Dengan teknologi yang canggih dan keunggulan masing-masing, robot-robot ini terus mendorong efisiensi dan produktivitas di berbagai industri. Rekomendasi Mitra Industrial Robotics Terpercaya Setelah mengetahui lebih dalam tentang 3 jenis Industrial Robotics dari Mitsubishi, langkah selanjutnya adalah memilih mitra yang tepat. PT. Mitrainti Sejahtera Eletrindo (MISEL) siap menjadi pilihan andalan Anda dalam memenuhi kebutuhan otomatisasi industri. Jangan ragu untuk menghubungi kami dan temukan solusi terbaik untuk kebutuhan Anda! ADDRESSRuko Pengampon Square Blok D-31Jl. Semut Baru, Kel. Bongkaran, Kec. Pabean Cantian Surabaya – Jawa Timur PHONEWhatsApp: +628170006907T.(031) 355 1715F.(031) 355 3995Email: [email protected]: Youtube Misel

Bagaimana Robotics Digunakan di Perindustrian?

Posted on 2024-08-08 by Misel Editor

Penggunaan robot dalam industri sering digunakan sebagai mesin otomasi seperti contohnya industri minuman dan makanan. Penggunaan teknologi Robotics ini sudah merupakan tren, seperti industri manufaktur contohnya, memanfaatkan teknologi Robotics untuk membuat industri tersebut cepat dalam memproduksi produk, dan dapat menghemat bahan baku, sumber daya manusia di masa depan. Namun pengguna mesin otomasi selama penggunaan tidak mempengaruhi para pekerja. Demi hasil produksi dan kualitas yang maksimal, robot dan manusia akan dikolaborasikan. Tidak membuat para pekerja kehilangan lapangan pekerjaannya di perindustrian yang menggunakan robotics sebagai mesin otomatis, melainkan menjadikan prospek kerja yang lebih efisien. Pelajari lebih lanjut mengenai peranan robot dalam industri dalam artikel Sejarah dan Evolusi Robot Industri: Mesin Industri yang Membentuk Masa Depan berikut. Mugi Harfianza selaku Head of Robotics dan Discrete Automation ABB Indonesia di Surabaya, Jawa Timur pada bulan September 2019 mengatakan bahwa penggunaan robot dalam industri di Indonesia mengalami kenaikan sebanyak 20%. Kenaikan tersebut menandakan pentingnya robotik di perindustrian. Menggunakan robotics di perindustrian pada era industrial 4.0 Pada tahun 2017 teknologi robot digunakan oleh industri di Indonesia sebanyak 950 unit, bahkan meningkat menjadi 1200 unit di tahun 2018, dikatakan oleh Mugi saat acara Indonesia’s of Industrial 4.0 (INDI 4.0) tiga tahun lalu. Dalam bidang Robotics, Indonesia memiliki potensi yang bagus, karena sebagian besar industri makanan dan minuman menggunakan robotics di perindustrian khususnya untuk otomasi. Sebaliknya di luar negeri penggunaan robotics terbesar justru industri  elektronika dan otomotif. Namun negara Thailand dan Vietnam lebih unggul dibandingkan Indonesia dalam penggunaan robotik di perindustrian. Penggunaan robot dalam perindustrian Thailand mencapai 4.000 unit robot/tahun, penggunaan robotics di Vietnam sebanyak 3.000 unit/tahun. Peningkatan produksi dapat dicapai dengan mengimplementasikan robotics sebagai mesin otomasi. Pemerintah adalah kunci dari didukung tidaknya penerapan robotics ini, karena ini sangat berkaitan dengan izin dan peningkatan produksi. Saat ini Indonesia berada pada posisi kedua optimisme tertinggi dalam mengimplementasikan industri 4.0, sebesar 78%. Di bawah Indonesia adalah Thailand, Singapura, Filipina dan Malaysia. Sedangkan di atas Indonesia adalah Vietnam dengan optimisme dalam menerapkan industri 4.0 sebesar 79%. Michel Burtin selaku Presiden Direktur ABB Indonesia menyampaikan akan selalu mendukung “Making Indonesia 4.0” yang menghadirkan serangkaian teknologi digital kalangan industri seperti digital power, smart sensor dan robot YuMI. Tren penggunaan robotics di era industrial 4.0 Di era revolusi industri 4.0, teknologi artificial Intelligence (AI) semakin berkembang. Revolusi industri 4.0 penggunaan robotics ini akan menjadi tren, negara Hongkong, China, Jepang sudah memproduksi robot dengan nama-nama uniknya. Tujuan diciptakannya robotics di perindustrian tersebut adalah meringankan pekerjaan manusia dalam melayani client. Contohnya, berbagai jenis robot telah disediakan untuk membantu melayani client, perkantoran, merawat orang jompo oleh Presiden Direktur Pusat Robot Indonesia (PURI). Seperti amy robot pengiriman dan kantor yang dapat menampung barang seberat 10 kg. Robot ini akan atraktif di kerumunan orang banyak. Robot Artikulasi adalah salah satu robot yang cocok untuk Manufaktur, berdasarkan website Bina Nusantara. Robot ini memiliki keunggulan jangkauan kerja yang luas, cepat dan tidak membutuhkan ruangan yang luas, namun dalam mengontrol robot dibutuhkan pemrograman yang akurat dan sangat rumit. Manfaat penggunaan robot dalam industri Penggunaan robot dalam industri memberikan sejumlah manfaat signifikan yang telah mengubah dan meningkatkan proses produksi serta efisiensi operasional. Berikut adalah enam manfaat utama dari penggunaan robot dalam industri: 1. Otomatisasi pekerjaan berulang Robot dapat digunakan untuk menangani tugas-tugas yang bersifat berulang dan monoton, seperti penyolderan, perakitan, atau pengemasan. Ini mengurangi kelelahan pekerja manusia dan membebaskan mereka untuk fokus pada tugas-tugas yang memerlukan kecerdasan dan kreativitas. 2. Peningkatan produktivitas Robot dapat beroperasi 24/7 tanpa kelelahan, memungkinkan produksi berjalan secara terus-menerus dan meningkatkan output secara signifikan. Hal ini membantu perusahaan meningkatkan produktivitas tanpa meningkatkan jumlah jam kerja manusia. 3. Presisi dan konsistensi Robot dilengkapi dengan sensor dan sistem kontrol yang canggih, memungkinkan mereka melakukan tugas-tugas dengan tingkat presisi yang tinggi dan konsistensi yang luar biasa. Ini membantu mengurangi kesalahan produksi dan meningkatkan kualitas produk. 4. Peningkatan keamanan pekerja Dengan menangani tugas-tugas yang berpotensi berbahaya atau memiliki risiko tinggi, robot membantu mengurangi paparan pekerja terhadap kondisi berbahaya. Ini dapat meningkatkan tingkat keamanan di lingkungan kerja dan mengurangi risiko kecelakaan. 5. Penyesuaian cepat terhadap perubahan: Robot dapat dengan mudah diatur ulang atau diprogram untuk menangani berbagai tugas yang berbeda. Ini memberikan fleksibilitas yang tinggi kepada produsen untuk menyesuaikan proses produksi sesuai dengan kebutuhan pasar atau perubahan desain produk. 6. Efisiensi energi Robot cenderung menggunakan energi dengan lebih efisien dibandingkan dengan beberapa metode produksi tradisional. Mereka dapat diatur untuk beroperasi hanya pada saat diperlukan, mengoptimalkan penggunaan energi dan berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan. Dampak menggunakan robotics di perindustrian Adapun dampak negatif penggunaan robot dalam industri adalah akan terjadi besarnya angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal. Contoh lain PHK massal terjadi pada ribuan pekerja di jalan tol, penggunaan uang elektronik di jalan tol wajib digunakan sesuai dengan perintah pemerintah. Selain itu, gardu otomatis hadir di Tahun 2020 ini. Banyaknya manfaat dari teknologi membuat perkembangan teknologi tidak dapat dihindarkan. Melihat dampak negatif yang muncul, kesejahteraan pekerja terkena imbasnya. Industri 4.0 tidak dapat dihindari terutama pelaku usaha yang bersaing dengan perusahaan lain yang telah menggunakan robotics. Bidang perindustrian sangat membutuhkan robotics sebagai mesin otomasi guna meningkatkan produksi dan meningkatkan kecepatan produksi, memperkecil kesalahan pekerja atau human error di lapangan. Sehingga untuk penggunaan robot dalam industri sangat dibutuhkan. Setelah mendalami pengetahuan mengenai penggunaan robot dalam industri, saatnya membawa bisnis Anda ke level berikutnya dengan layanan industrial robotics dari PT. Mitrainti Sejahtera Eletrindo (MISEL). Jangan biarkan pesaing Anda mengungguli Anda dalam penerapan teknologi ini. Hubungi kami sekarang juga untuk konsultasi mengenai kebutuhan otomatisasi dan robotik bisnis Anda. Bersama PT. MISEL, masa depan industri Anda akan lebih cerah dan efisien!

Ini Dia Contoh Rangkaian Pneumatik Sederhana Berbagai Industri

Posted on 2024-07-23 by Misel Editor

Pneumatik adalah teknologi yang menggunakan udara bertekanan untuk menggerakkan komponen mekanis dalam berbagai industri. Penggunaan sistem pneumatik dalam industri memiliki banyak manfaat, seperti meningkatkan efisiensi produksi, kecepatan, dan keselamatan kerja. Artikel berikut akan memberikan penjelasan kepada Anda mengenai beberapa contoh rangkaian pneumatik sederhana yang digunakan dalam berbagai industri. Industri Manufaktur Industri manufaktur adalah sektor ekonomi yang berfokus pada produksi barang-barang melalui proses pengolahan bahan mentah menjadi produk jadi. Dalam industri manufaktur, sistem pneumatik memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi produksi, mengurangi biaya, dan meningkatkan keselamatan kerja.  Dalam industri otomotif, sistem pneumatik memiliki peran penting dalam lini produksi. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan sistem pneumatik dalam mesin-mesin pemotongan dan perakitan. 1. Mesin Pemotong Pelat Logam Dalam proses pembuatan kendaraan, plat logam perlu dipotong dengan presisi tinggi untuk membentuk berbagai komponen. Sistem pneumatik digunakan dalam mesin pemotong plat logam untuk memberikan kekuatan yang diperlukan dalam memotong plat dengan presisi tinggi. Udara bertekanan digunakan untuk menggerakkan pisau pemotong, sehingga memungkinkan pemotongan yang cepat dan akurat. 2. Mesin Perakitan Dalam proses perakitan kendaraan, sistem pneumatik digunakan dalam berbagai mesin perakitan. Misalnya, dalam mesin perakitan komponen elektronik, udara bertekanan digunakan untuk menggerakkan silinder pneumatik yang membantu dalam memasang komponen dengan presisi tinggi. Sistem pneumatik juga digunakan dalam mesin perakitan komponen mekanis, seperti mesin perakitan transmisi atau mesin perakitan suspensi, untuk memasang komponen dengan kecepatan dan akurasi tinggi. Penggunaan sistem pneumatik dalam lini produksi otomotif membawa beberapa keuntungan. Pertama, sistem pneumatik memberikan kekuatan yang diperlukan untuk menjalankan mesin-mesin pemotongan dan perakitan dengan efisien, sehingga meningkatkan produktivitas. Kedua, sistem pneumatik memungkinkan pemrosesan yang cepat dan akurat, sehingga meningkatkan kualitas dan presisi produk yang dihasilkan. Ketiga, sistem pneumatik umumnya lebih tahan lama dan membutuhkan sedikit perawatan. Industri Pembuatan Makanan dan Minuman Dalam pengemasan otomatis, sistem pneumatik digunakan untuk menggerakkan mesin pengemas, seperti mesin pengepakan dan mesin pengisian. Udara bertekanan digunakan untuk menggerakkan komponen mekanis dalam mesin-mesin tersebut, seperti piston atau silinder pneumatik, yang membantu dalam proses pengisian dan pengepakan makanan dan minuman. Pneumatik juga memainkan peran penting dalam proses pembotolan dan pengalengan makanan dan minuman. Dalam proses pembotolan, sistem pneumatik digunakan untuk menggerakkan mesin-mesin yang mengisi botol dengan produk makanan atau minuman. Udara bertekanan digunakan untuk menggerakkan piston atau silinder pneumatik yang mengontrol aliran produk ke dalam botol. Industri Farmasi Industri Farmasi adalah sektor ekonomi yang bergerak dalam produksi, pengembangan, dan distribusi obat-obatan. Industri ini memiliki peran penting dalam menyediakan obat-obatan yang aman, bermutu, dan efektif untuk pengobatan penyakit. 1. Penggunaan Teknologi Pneumatik dalam Pembuatan Tablet dan Kapsul Teknologi pneumatik memiliki peran penting dalam proses pembuatan tablet dan kapsul dalam industri farmasi. Sistem pneumatik digunakan dalam operasi pengisian dan pengepakan obat. Teknologi ini memanfaatkan udara bertekanan untuk menggerakkan mesin-mesin yang terlibat dalam proses produksi tablet dan kapsul. 2. Kontribusi pada Standar Kebersihan dan Akurasi Dosis Industri Farmasi memiliki peran penting dalam menjaga standar kebersihan dan akurasi dosis dalam produksi obat-obatan. Standar kebersihan yang ketat diterapkan dalam seluruh proses produksi, mulai dari bahan baku hingga produk akhir. Industri Tekstil Salah satu aplikasi pneumatik dalam industri tekstil adalah pada mesin tenun. Sistem pneumatik digunakan dalam mesin tenun untuk menggerakkan berbagai komponen dan memastikan operasi yang lancar. Pneumatik menggunakan tekanan udara sebagai penggerak, yang lebih aman dan lebih mudah diatur daripada sistem hidrolik yang menggunakan cairan khusus . Selain itu, aplikasi pneumatik juga dapat ditemukan dalam mesin jahit industri. Sistem pneumatik digunakan untuk menggerakkan mekanisme mesin jahit, seperti pengangkat jarum, pemotong benang, dan pengatur kecepatan. Penggunaan pneumatik dalam mesin jahit industri dapat meningkatkan efisiensi energi dan kecepatan produksi. Efisiensi energi juga menjadi perhatian dalam industri tekstil. Modernisasi mesin dan perangkat yang digunakan dalam industri tekstil dapat membantu meningkatkan efisiensi biaya listrik. Dengan menggunakan mesin yang lebih efisien dan teknologi yang lebih canggih, industri tekstil dapat mengurangi konsumsi energi dan meningkatkan produktivitas Robotika dan Otomasi Sistem pneumatik yang menggunakan udara bertekanan untuk menggerakkan komponen mekanis, sering digunakan dalam pembuatan robot industri sederhana. Salah satu contohnya adalah lengan robot yang dioperasikan oleh sistem pneumatik. Keunggulan sistem pneumatik dalam hal biaya dan kesederhanaan perawatan adalah sebagai berikut: 1. Biaya Operasional Sistem pneumatik umumnya lebih murah daripada sistem hidraulik atau elektrik. Komponen pneumatik seperti silinder dan katup pneumatik biasanya lebih terjangkau. 2. Kesederhanaan Perawatan Sistem pneumatik cenderung lebih mudah dirawat karena komponen-komponennya yang sederhana dan tahan terhadap kondisi lingkungan yang keras. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan sistem pneumatik juga memiliki beberapa keterbatasan. Misalnya, sistem pneumatik cenderung memiliki kecepatan gerak yang lebih rendah dibandingkan dengan sistem hidraulik atau elektrik. Selain itu, sistem pneumatik juga membutuhkan sumber udara bertekanan yang memadai untuk beroperasi. Keselamatan dan Lingkungan Kerja Pneumatik memiliki peran penting dalam sistem keselamatan industri dan kontribusinya terhadap lingkungan kerja yang lebih aman dan bersih. Pneumatik dapat digunakan untuk mengendalikan pintu, gerbang, dan aliran energi secara otomatis, mengaktifkan sensor keselamatan, dan digunakan dalam peralatan pelindung seperti masker pernapasan.  Hal ini membantu mencegah kecelakaan kerja, meningkatkan keamanan, dan mengurangi risiko paparan bahan berbahaya. Penggunaan pneumatik dalam sistem keselamatan industri juga dapat mengurangi risiko kecelakaan kerja melalui pengendalian otomatis, deteksi dan reaksi cepat, serta penggunaan peralatan pelindung. Kesimpulan Sistem pneumatik digunakan di berbagai industri manufaktur, termasuk otomotif, makanan dan minuman, farmasi, tekstil, dan robotika. Contoh rangkaian pneumatik sederhana termasuk penggunaan dalam mesin pemotongan dan perakitan otomotif, pengemasan otomatis dalam makanan dan minuman, pembuatan tablet dan kapsul dalam farmasi, mesin tenun dan mesin jahit dalam industri tekstil, serta dalam pembuatan robot industri. Rangkaian pneumatik sederhana ini meningkatkan efisiensi produksi, mengurangi biaya, dan meningkatkan keselamatan kerja. Rekomendasi Layanan Industrial Robotics Setelah mengeksplor contoh rangkaian pneumatik sederhana yang telah kami tampilkan, inilah saatnya untuk mengimplementasikannya di industri Anda. PT Mitrainti Sejahtera Eletrindo menawarkan solusi canggih di bidang industrial robotics untuk meningkatkan efisiensi produksi Anda. Hubungi tim kami sekarang dan mulailah transformasi industri Anda menuju efisiensi yang optimal. ADDRESSRuko Pengampon Square Blok D-31Jl. Semut Baru, Kel. Bongkaran, Kec. Pabean Cantian Surabaya – Jawa Timur PHONEWhatsApp: +628170006907T. (031) 355 1715F. (031) 355 3995 EMAIL: [email protected]: Youtube Misel

Mengenal Jenis-Jenis Conveyor dan Kegunaannya

Posted on 2024-07-09 by Misel Editor

Conveyor merupakan sistem transportasi material yang memainkan peran integral dalam berbagai industri, meningkatkan efisiensi produksi dan mengoptimalkan proses logistik. Dengan teknologi yang terus berkembang, muncul beragam jenis conveyor yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan spesifik dalam berbagai lingkungan kerja.  Dalam artikel ini, membahas beberapa jenis conveyor yang umum digunakan dan memahami kegunaan masing-masing. Simak selengkapnya di bawah ini. Jenis-Jenis Conveyor Berikut beberapa jenis Conveyor yang umum digunakan di berbagai industri: 1. Conveyor Belt Conveyor belt adalah jenis conveyor yang paling umum dan ditemukan di berbagai industri. Dibuat dari bahan karet, PVC, atau logam, conveyor belt digunakan untuk mentransfer material dari satu lokasi ke lokasi lain secara kontinu. Conveyor belt sering digunakan dalam produksi massal, distribusi barang, dan proses manufaktur. 2. Roller Conveyor Jenis conveyor ini menggunakan roller untuk membawa material. Roller conveyor efektif dalam memindahkan barang besar dan berat, membuatnya ideal untuk penggunaan di gudang atau fasilitas distribusi. 3. Screw Conveyor (Auger) Screw conveyor, atau yang dikenal juga sebagai auger conveyor, menggunakan sekrup berputar untuk memindahkan material. Biasanya digunakan untuk mentransfer bahan bubuk atau serbuk dalam jumlah besar, seperti dalam industri pertanian dan pengolahan makanan. 4. Pneumatic Conveyor Pneumatic conveyor menggunakan udara bertekanan untuk menggerakkan material melalui saluran tertutup. Cocok untuk mentransfer bahan ringan atau bubuk, pneumatic conveyor sering ditemukan dalam industri kimia dan pengolahan bahan makanan. 5. Bucket Elevator Bucket elevator digunakan untuk mengangkut material dalam jumlah besar secara vertikal. Umumnya digunakan dalam industri pertanian untuk mentransfer biji-bijian atau material serbuk ke tingkat yang lebih tinggi. 6. Overhead Conveyor Overhead conveyor dirancang untuk memindahkan material di atas lantai produksi, membantu mengoptimalkan ruang kerja dan meningkatkan efisiensi produksi. 7. Konveyor Aero Konveyor aero, atau pneumatic tube conveyor, menggunakan tabung berisi udara bertekanan untuk mengirimkan item dari satu lokasi ke lokasi lain dengan cepat. Biasanya digunakan dalam sistem distribusi barang kecil. 8. Konveyor Rantai Konveyor rantai menggunakan rantai untuk membawa material, sering digunakan dalam industri otomotif untuk perakitan mobil. 9. Konveyor Kabel Konveyor kabel menggunakan kabel baja untuk membawa material dan sering digunakan dalam industri pertambangan untuk mentransfer material berat. 10. Flat Belt Conveyor Flat belt conveyor menggunakan sabuk datar untuk mentransfer material dan sering digunakan dalam industri manufaktur untuk perakitan produk. 11. Konveyor Belt Modular Konveyor belt modular terdiri dari modul-modul terpisah yang dapat diganti, memudahkan penyesuaian dan pemeliharaan. 12. Conveyor Belt Cleated Conveyor belt cleated memiliki penjepit atau cleat untuk memastikan material tetap pada jalurnya, umumnya digunakan untuk mentransfer material miring. 13. Elevator Bucket Elevator bucket, sering digunakan di pabrik pakan ternak, digunakan untuk mengangkut biji-bijian atau material serbuk secara vertikal dengan menggunakan ember atau bucket. Kesimpulan Dalam dunia industri modern, pemilihan conveyor yang tepat sangat penting untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Memahami berbagai jenis conveyor dan kegunaannya membantu perusahaan memilih solusi yang sesuai dengan kebutuhan spesifik mereka. Dengan teknologi yang terus berkembang, diharapkan akan ada inovasi lebih lanjut dalam desain dan fungsionalitas conveyor untuk mendukung kemajuan industri lebih lanjut. Rekomendasi Layanan Industrial Robotics Setelah memahami berbagai jenis conveyor dan manfaatnya, inilah waktu yang tepat untuk mengoptimalkan proses industri Anda. Temukan solusi industrial robotics terbaik dengan menghubungi PT Mitrainti Sejahtera Eletrindo sekarang juga! Bersama kami, transformasi industri Anda menuju efisiensi dan produktivitas tinggi dimulai hari ini. ADDRESSRuko Pengampon Square Blok D-31Jl. Semut Baru, Kel. Bongkaran, Kec. Pabean Cantian Surabaya – Jawa Timur PHONEWhatsApp: +628170006907T. (031) 355 1715F. (031) 355 3995 EMAIL: [email protected]: Youtube Misel

Industrial robotics

Mengenal Teori Dasar Industrial Robotics

Posted on 2024-06-10 by Misel Editor

Industrial robotics menjadi tren kekinian di berbagai industri Indonesia, salah satunya makanan dan minuman. Peranan robot membantu menyelesaikan pekerjaan suplai makanan dan minuman secepat dan setepat mungkin dengan risiko kecil terpapar kuman. Tidak hanya industri makanan, berbagai industri lainnya juga memanfaatkan robotics untuk mengefisienkan waktu. Penggunaan teknologi ini memiliki nilai yang lebih praktis dan hemat jika dibandingkan dengan tenaga manusia. Meskipun tentu saja harus rela membayar mahal di awal. Tidak mungkin ada keuntungan yang nihil risiko, hal itu juga yang harus diterima dunia industri. Jika ingin menggunakan teknologi kekinian maka membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Namun, perannya sangat besar terhadap masa depan perindustrian di tanah air Indonesia ini. Indonesia masih memanfaatkan robot impor yang dibuat oleh tenaga kerja asing. Namun, siapa yang akan menduga bahwa beberapa tahun kemudian Indonesia akan bangga dengan robot buatannya sendiri dan bahkan bisa mengekspornya. Untuk menciptakan robot diperlukan pemahaman mendalam terhadap teori dasar industrial robotics. Teori tersebut menaungi keseluruhan ilmu dalam dunia robotics dan bisa menjadi bekal untuk mengembangkan pengetahuan mengenai robotics ke jalur yang lebih luas lagi. Mengenal Lebih Jauh Dunia Robotics Tahukah Anda kenapa robot diciptakan sebagian besar untuk mempermudah kerja manusia? karena robot sendiri berasal dari kata robota yang berarti kerja. Kamus besar Webster mengatakan bahwa ia merupakan peralatan otomatis yang melakukan pekerjaan selayaknya manusia. Teori dasar industrial robotics di atas menjadi kunci bahwa robot diciptakan untuk mempermudah pekerjaan tuannya. Dalam hal ini sang tuan adalah manusia karena manusia yang menciptakan dan manusia yang memberi perintah melalui setting otomatis. Robot tidak memiliki bentuk yang pakem, artinya ada yang dibuat dengan menyerupai manusia dan ada juga yang dibuat menyerupai hewan peliharaan. Ada juga yang dibuat dalam bentuk abstrak, namun semuanya hadir dengan berbagai fungsi dan tujuan tertentu. Ada banyak alasan kenapa beberapa pihak lebih memilih menggunakan robot dibandingkan tenaga manusia. Misal, pada dunia pabrik, akan diberikan keuntungan berupa kinerja produksi meningkat, reprogramnya lebih mudah dan fleksibel, persiapan singkat untuk produk baru. Kerja robot tidak mengenal lelah, meskipun demikian tetap membutuhkan istirahat untuk memastikan bahwa sistem teknologinya tidak rusak. Istirahatnya robot tidak mengeluarkan uang untuk makan dan berbagai hal neko-neko lainnya, cukup diamkan saja. Secara garis besar, industrial robot terbagi menjadi beberapa klasifikasi, diantaranya mobile, bukan mobile, kombinasi mobile dan bukan mobile, serta humanoid, animation, dan extra ordinary. Robot memiliki dua jenis fungsi, yakni industrial robot dan service robot. Komponen-komponen Robot Hal yang akan kita bahas di sini adalah industrial robotics, di mana robot melakukan pekerjaan menghasilkan keuntungan bagi pemiliknya. Lain hal dengan servis robot yang menggunakan kemampuannya untuk melayani dan membuat sang tuan tinggal duduk nyaman. Robot industri terbagi menjadi beberapa komponen, diantaranya link dan joint, wrist, end effector, drive, controller, sensor, dan yang terakhir adalah interface. Berbagai komponen tersebut menjadi satu kesatuan dan menjalankan fungsinya dengan baik sebagaimana mestinya. Komponen link dan joint merupakan elemen yang wajib ada pada robot di dunia industri. Sementara wrist dalam bahasa manusia bisa dikatakan sebagai engkel, di mana fungsinya menghubungkan lengan dengan tangan pada robot berbentuk manusia agar bisa melakukan gerakan. Wrist memiliki tiga jenis gerakan, di mana gerakan tersebut berfungsi untuk naik dan turun, bergerak ke kiri dan ke kanan, serta memutar. End effector adalah tangan yang bisa digunakan untuk menggenggam kemudian memindahkan benda dari satu tempat ke tempat lain. Jika manusia memiliki otot dan saraf untuk menggerakan kerja tangan, maka robot memiliki drive. Bisa dibilang drive ini merupakan motor penggerak yang memberikan refleks agar robot bisa melakukan perpindahan gerak dari satu posisi ke posisi lainnya untuk mendukung industri. Teori mendasar dalam dunia robotics merupakan permulaan yang bisa mengantarkan siapa saja memahami robotics lebih jauh. Di era yang semakin modern ini, industrial robotics menjadi sangat populer seiring dengan semakin canggihnya teknologi. PT Mitrainto Sejahtera Eletrindo melayani jasa pemasangan Industrial Robotics untuk pabrik-pabrik, gudang (warehouse management system), dan banyak lainnya. Hubungi kami untuk keterangan lebih lanjut.