Industrial Robotics

Learn more about Industrial Robotics

Industrial robotics

Memanfaatkan Robot Industri AI di Bidang Manufaktur

Posted on 2024-06-10 by Misel Editor

Beberapa contoh memanfaatkan robot industri AI dalam sektor manufaktur memang ada banyak. Apalagi di era revolusi industri 4.0 ini, semakin berkembang dan dimanfaatkan untuk lebih banyak bidang.Pasalnya dengan adanya perkembangan teknologi yang semakin canggih tersebut juga bisa dipakai untuk membantu setiap kegiatan manusia. Pekerjaan manusia juga dapat dikerjakan lebih efektif, optimal, serta efisien.Di era industri seperti saat ini, AI atau Artificial Intelligence merupakan satu istilah dimana cukup sering didengar, baik di negara maju maupun berkembang sekalipun. Beberapa negara juga bersaing mengembangkan teknologinya.Bahkan saat ini AI atau kecerdasan buatan bahkan menjadi inovasi terbaru dalam dunia teknologi informasi. Dimana mampu mengembangkan sebuah produk serta menyelesaikan masalah dengan lebih cerdas tanpa diperintah manusia.Penerapan kecerdasan buatan kini juga banyak dipakai dalam beragam jenis bidang, satu diantaranya ialah manufaktur. Penerapan kecerdasan buatan dalam bidang manufaktur sendiri memang cukup banyak, misalnya robot industri AI.Ditambah lagi tren dalam industri manufaktur sendiri saat ini telah mengalami banyak perubahan. Hal tersebut juga dikarenakan adanya perkembangan dalam menggerakkan serta membangun perekonomian yang disebabkan adanya globalisasi.AI sendiri merupakan simulasi dari kecerdasan manusia pada mesin supaya bisa melakukan tindakan serta pemikiran seperti manusia. Dimana dalam mengambil tindakannya punya kesempatan lebih besar untuk mencapai tujuan.Memanfaatkan Robot Industri AI dalam ManufakturSekarang ini perkembangan kecerdasan buatan ini sendiri juga semakin maju dimana mengikuti kebutuhan manusia dalam bidang manufaktur. Seperti pemakaian mesin dimana dapat dipakai untuk menghitung jumlah dari produksi.1. Memeriksa KualitasDalam sebuah pabrik dimana menghasilkan produk yang lebih kompleks misalnya microchips akan memanfaatkan AI ini untuk mengecek apakah ada error dalam produk. Pasalnya teknologi buatan tersebut akan lebih handal dipakai.Dibandingkan menggunakan manusia, memanfaatkan robot industri AI lebih efisien. Apalagi dalam teknologi tersebut dibekali adanya kamera dengan resolusi tinggi dimana jika terjadi kesalahan akan langsung direspon.2. ManajemenSebuah industri yang menggunakan teknologi AI ini dapat digunakan untuk memprediksi kerusakan sebelum mengalami masalah. Hal tersebut membuat tim tidak terlambat menyadari jika terjadi masalah dan tidak perlu mengeluarkan biaya banyak.3. Desain Lebih CepatHanya dengan menginput angka tertentu ke mesin komputer, maka robot AI sendiri bisa membuat desain komponen hingga ribuan. Hal ini membuat waktu pembuatan desain juga lebih cepat lagi.4. Dampak Lingkungan BerkurangSistem kecerdasan buatan robot AI ini mampu dipakai untuk mengatur katup dari bahan bakar. Hal tersebut bermanfaat supaya turbin mesin bisa membuang emisi dengan tingkatan seminimal mungkin dan tidak merusak lingkungan.5. Pemanfaatan DataBeberapa industri juga sangat peduli dengan tingkat dari produktivitas serta produksi yang dihasilkan oleh pabriknya. Hal ini membuat data yang tidak dipakai sebelumnya nantinya akan dikumpulkan.Sistem robot AI juga bisa memproses data-data tersebut untuk menghasilkan pengetahuan baru bagi perusahaan. Perusahaan manufaktur bisa memanfaatkan robot industri AI untuk memanfaatkan data tidak terpakai agar berguna di kemudian hari.6. Supply ChainData yang dimanfaatkan oleh robot artificial intelligence nantinya juga bisa dipakai untuk melakukan komunikasi dengan pemasok bahan baku sebuah industri manufaktur. Hal ini akan memudahkan perusahaan dalam berkomunikasi.Sehingga permintaan bahan baku serta update terbaru juga akan selalu disediakan dan meminimalkan penundaan dari supply chain. Perusahaan manufaktur bisa memanfaatkan robot tersebut untuk membuat pekerjaan jadi lebih gampang.7. Berkurangnya LimbahJika diamati, memang sebuah industri akan menghasilkan limbah pabrik dimana membuat lingkungan sekitar tercemar. Namun jika Anda menggunakan robot AI ini, maka bisa menekan produksi limbah dari sebuah industri.8. Layanan CS MeningkatBeberapa perusahaan manufaktur memanfaatkan robot industri AI ini untuk memberikan pelayanan kepada pelanggannya. Pemanfaatan ini sendiri juga mampu memprioritaskan konsumen dan semua keluhan diidentifikasi kemudian memberikan solusi terbaik.9. Dukungan Saat ProduksiRobot AI nantinya bisa dimanfaatkan untuk memberikan evaluasi mengenai kesalahan yang ada dalam sebuah produk. Selain itu juga bisa dipakai untuk menunjukkan bagaimana produk ciptaan pabrik tersebut dapat bekerja.10. Lebih AkuratDengan adanya bantuan dari deep learning, perusahaan bisa mendapatkan tingkat akurat lebih maksimal. Sehingga peran dari data juga lebih penting untuk menciptakan sebuah keunggulan dimana lebih kompetitif pada bidangnya.11. Menambah KecerdasanDi sebagian besar kondisi, robot kecerdasan buatan ini memang tidak diperjual-belikan secara terpisah. Akan tetapi pengembangan yang dilakukan lebih pada untuk membantu tingkatkan kredibilitas serta kegunaan dari perangkatnya.Seperti dapat digunakan untuk asisten virtual. Dimana nantinya asisten tersebut juga bisa dipakai untuk membuat jadwal serta memberikan semua keperluan manusianya, tergantung dari fitur didalamnya.Untuk pemanfaatan robot kecerdasan buatan dalam bidang manufaktur ini sendiri memang sering kali erat kaitannya dengan pemanfaatan internet of things. Dimana IoT bisa membuat analisis data dari pabrik dengan cepat.Adanya koneksi internet bisa memberikan wawasan lebih banyak dengan memanfaatkan data terstruktur. Memanfaatkan robot industri AI dalam bidang manufaktur ini sendiri juga dikarenakan adanya perkembangan teknologi yang semakin pesat.Industrial robotics telah banyak diadopsi di banyak industri manufaktur untuk meningkatkan efisiensi dalam proses produksi. PT MiSEL menyediakan produk industrial robotics untuk segala kebutuhan anda baik dalam industri manufaktur, pergudangan, dan lainnya.

COBOT dan Jenis-Jenisnya yang Perlu Diketahui

Posted on 2024-06-10 by Misel Editor

COBOT (Collaborative Robot) atau biasa dikenal juga sebagai robot kolaboratif pertama kali diperkenalkan pada tahun 2004. Robot ini dirancang untuk dapat bekerja bersama dengan manusia, berbeda dengan robot tradisional yang hanya menerima perintah. Salah satu sektor yang sangat diuntungkan dengan penggunaannya adalah industri elektronik dan hiburan. Menurut laporan analisis BIS Research, Global Collaborative Industrial Robot Market, pada periode 2016-2021, industri elektronik merupakan sektor terbesar kedua yang menggunakan robot kolaboratif. Pada tahun 2015, permintaan global untuk robot pada sektor ini mencapai 18%. Apa itu robot kolaboratif? COBOT merupakan teknologi terbaru dalam bidang robotika yang telah mengubah lanskap otomasi di seluruh dunia secara signifikan. Robot ini didesain untuk bekerja secara kolaboratif dengan pekerja untuk membantu dalam tugas-tugas yang berulang. Pelajari lebih lanjut robot ini dalam artikel COBOT: Manfaat Serta Penerapannya di Dunia Industri berikut. Mereka dapat melakukan hal ini karena dilengkapi dengan sensor yang memberi mereka kemampuan untuk merasakan kondisi di sekitarnya. Jika terjadi gangguan dalam pengoperasian robot, teknologi ini akan masuk ke dalam mode aman sementara robot tradisional akan terus beroperasi dan berpotensi menyebabkan cedera pada seseorang. Jenis COBOT berdasarkan berbagai kriteria Ada beberapa jenis robot berdasarkan berbagai kriteria. Berikut adalah beberapa jenis yang umum ditemukan: 1. Kemampuan payload COBOT dapat dibedakan berdasarkan kemampuan daya angkut atau payload. Terdapat tiga kategori utama, yaitu lightweight (ringan), medium (sedang), dan heavy-duty (berat). Kategori ringan biasanya memiliki kemampuan daya angkut di bawah 10 kg, sedangkan kategori sedang memiliki kemampuan daya angkut antara 10-50 kg. Kategori berat biasanya memiliki kemampuan daya angkut di atas 50 kg. 2. Konfigurasi COBOT juga dapat dibedakan berdasarkan konfigurasinya. Terdapat dua jenis, yaitu tipe horizontal dan tipe vertikal. Tipe horizontal memiliki lengan robot yang membentang ke samping, sedangkan tipe vertikal memiliki lengan robot yang membentang ke atas. 3. Mode kerja COBOT juga dapat dibedakan berdasarkan mode kerjanya. Terdapat tiga mode kerja , yaitu mode tangan (hand-guiding), mode power-and-force-limiting, dan mode speed-and-separation-monitoring.  Mode tangan memungkinkan pengguna untuk memandu robot secara manual, sedangkan mode power-and-force-limiting memungkinkan robot untuk menghentikan gerakannya saat mendeteksi adanya tekanan yang tidak diinginkan. Mode speed-and-separation-monitoring memungkinkan pengguna dan robot untuk bekerja secara berdampingan tanpa mengganggu satu sama lain. 4. Aplikasi COBOT juga dapat dibedakan berdasarkan aplikasinya. Terdapat berbagai macam aplikasi yang dapat dijalankan oleh teknologi ini, seperti pengelasan, pengepakan, penanganan bahan, dan inspeksi kualitas. Robot yang digunakan dalam aplikasi pengelasan, misalnya, harus dilengkapi dengan sistem pendingin yang efektif untuk mencegah overheat. Sedangkan robot yang digunakan dalam aplikasi inspeksi kualitas harus dilengkapi dengan sistem penglihatan komputer (computer vision) untuk mendeteksi cacat pada produk. Robot yang umum digunakan Berikut ini adalah 10 jenis COBOT yang biasanya digunakan untuk berbagai kebutuhan: 1. Universal Robots UR3 UR3 memiliki bentuk yang kompak sehingga cocok digunakan di ruang kerja yang sempit. Ukurannya yang kecil sangat ideal untuk digunakan di atas meja atau langsung terpasang di dalam mesin, sehingga sangat cocok digunakan untuk aplikasi perakitan ringan dan pengencangan sekrup. UR3 juga ditawarkan sebagai sistem robot OEM dan dengan pengendali pengajaran 3-posisi. 2. Universal Robots UR5 UR5 adalah robot industri kolaboratif yang ringan dan fleksibel yang mampu menangani aplikasi menengah dengan fleksibilitas yang maksimal. UR5 dirancang untuk integrasi yang mudah ke dalam berbagai aplikasi. UR5e juga ditawarkan sebagai sistem robot OEM dan dengan pengendali pengajaran 3-posisi. 3. Universal Robots UR10 UR10 adalah robot industri kolaboratif yang sangat serbaguna, dengan kemampuan angkut beban yang tinggi (12,5 kg) dan jangkauan yang panjang (1300 mm) sehingga sangat cocok untuk berbagai aplikasi di bidang penanganan mesin, penumpukan pallet, dan pengemasan. UR10 juga ditawarkan sebagai sistem robot OEM dan dengan pengendali pengajaran 3-posisi. 4. KUKA LBR iiwa LBR iiwa adalah robot sensitif produksi seri pertama di dunia yang kompatibel dengan HRC. LBR merupakan singkatan dari "leichtbau roboter" (bahasa Jerman untuk robot ringan), sedangkan iiwa singkatan dari "intelligent industrial work assistant". Dengan LBR iiwa, manusia dan robot dapat bekerja sama dalam tugas-tugas yang sangat sensitif dengan kerja sama yang erat, membuka kemungkinan aplikasi baru dan membuka jalan bagi peningkatan efisiensi dan efektivitas biaya. Ketika digabungkan dengan saudara kecilnya, LBR iisy yang berjalan pada sistem operasi baru KUKA, iiQKA.OS, portofolio robot ringan KUKA dapat menangani aplikasi cobot dari yang kecil hingga besar dan sederhana hingga kompleks. Robot sensitif dan kolaboratif LBR iiwa tersedia dalam dua versi dengan kapasitas angkut beban 7 dan 14 kilogram. 5. ABB YuMi Robot kolaboratif ini sangat cakap dalam menambah fleksibilitas pada proses perakitan yang perlu membuat banyak produk yang sangat individual dalam siklus singkat. Dengan menggabungkan kemampuan unik manusia dalam beradaptasi dengan perubahan dengan ketahanan tanpa lelah robot untuk tugas yang tepat dan berulang-ulang, dimungkinkan untuk mengotomatisasi perakitan banyak jenis produk di jalur yang sama. 6. FANUC CR-35iA CR-35iA memiliki kapasitas beban hingga 35 kg, sangat cocok untuk memanipulasi elemen berat di posisi manapun, mencapai jarak 1813 mm. Dilengkapi dengan sistem sensor terintegrasi yang memberikan keamanan dan kekuatan lebih untuk proses produksi. Robot ini juga mudah diprogram dan bersertifikat keamanan. Sistem kontrol R-30iB adalah generasi terbaru dari teknologi FANUC yang canggih, efisien, dan ringkas sehingga meningkatkan produktivitas. Dilengkapi dengan perangkat keras modern dan lebih dari 250 fungsi perangkat lunak yang dapat diintegrasikan dengan mudah. Sistem kontrol ini dirancang untuk lebih intuitif sehingga mengoptimalkan daya untuk mengurangi konsumsi energi dan meningkatkan kinerja dalam waktu siklus dengan kecepatan dan presisi yang lebih besar.  Sistem kontrol R-30iB juga dilengkapi dengan sistem kontrol PMC terintegrasi kinerja tinggi yang dapat diprogram, sehingga memungkinkan akses penuh ke sistem I/O robot. Ini memungkinkan penggunaan perangkat periferal secara terpisah atau secara asinkron tanpa mempengaruhi kinerja robot. 7. Rethink Robotics Baxter Robot ini memiliki keunggulan dalam hal harga yang terjangkau, mudah dipasang di pabrik, membutuhkan sedikit pelatihan, dan cukup aman untuk bekerja dengan manusia. Selain itu, robot ini juga unggul dalam hal kecepatan dan akurasi yang mampu mengalahkan tenaga manusia.  Menurut sebuah siaran pers dari Rethink Robotics, Robot Baxter cocok digunakan oleh produsen yang mencari cara inovatif untuk bersaing di pasar global yang ketat sehingga mereka dapat menekan biaya produksi dan memposisikan perusahaan mereka sejajar dengan produsen luar negeri. 8. Franka Emika Panda Panda adalah robot kolaboratif dengan 7 degrees of freedom yang dikembangkan oleh perusahaan Jerman, Franka Emika. Versi pencarian robot ini memungkinkan kontrol langsung dan kemungkinan untuk memrogramnya dan menghubungkannya dengan sensor eksternal (package dan library untuk C++, ROS, dan MoveIt!). Sensor torsi pada ketujuh poros membuat lengan robot Panda sangat sensitif, sehingga bahkan dapat berhenti saat menyentuh balon. Selain itu, sensor-sensor ini juga memberikan presisi yang sangat tinggi serta stabilitas.  Genggaman yang dirancang khusus dapat mengangkat hingga 3 kg, dengan kekuatan kontinu 70 N (pada daya maksimum 140 N). Pembukaan maksimum gripper adalah 80 mm. Hal ini memungkinkannya untuk mengangkat dan memindahkan berbagai objek. Untuk membuat hal ini menjadi mungkin, produsen mengembangkan desainnya berdasarkan pada sensitivitas serta kelincahan lengan manusia. 9. Techman Robot TM12 dan TM14 TM12 dan TM14 menawarkan kemampuan muatan dan jangkauan terbaik di kelasnya. TM12 menawarkan muatan 12Kg dan jangkauan 1300mm dan TM14 menawarkan muatan 14Kg dan jangkauan 1100mm. Seperti TM5, robot dengan spesifikasi yang ditingkatkan ini mudah diterapkan, sangat fleksibel, bebas perawatan, dan memberikan solusi otomatisasi berkinerja tinggi untuk manufaktur. Dilengkapi dengan sistem penglihatan terintegrasi. 10. Doosan Robotics M1013 Doosan Robotics merancang robot kolaboratif untuk semua jenis operator, mulai dari insinyur, guru, hingga desainer solusi robot industri. Saat ini ada 4 lengan robot dalam jajaran produk mereka, termasuk lengan ROS M1013 ini. Dengan 6 derajat kebebasan dan jangkauan total 1.300 mm, M1013 menawarkan kecepatan dan presisi eksekusi yang dibutuhkan untuk segala jenis operasi otomatis. Ada template pemrograman yang dirancang untuk membantu manusia memasang mesin dan mengontrolnya menggunakan tablet sentuh terintegrasi. Kekuatan gerakan dan fleksibilitas yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, dan juga dapat menerapkan gaya konstan, terutama berguna untuk beberapa operasi perakitan dan poles. Dengan M1013, siapapun dapat mengkonfigurasi area kerja yang berbeda, masing-masing dengan tingkat keamanan yang berbeda: area yang tidak dapat diakses oleh lengan, kolaboratif atau non-kolaboratif. Kecepatan dan sensitivitas sesuai dengan lingkungan operasi. M1013 menghasilkan data produksi secara real-time. Penggunanya dapat mengelola parameter kecepatan konstan pada tahap pemrograman untuk mengantisipasi operasi tertentu. Kesimpulan Robot kolaboratif memberikan fleksibilitas dan produktivitas yang lebih tinggi dalam proses produksi. Robot ini dapat bekerja secara bersamaan dengan manusia, mengambil alih tugas-tugas yang lebih berat, lebih berbahaya atau lebih repetitif, sehingga memungkinkan pekerja manusia untuk fokus pada tugas-tugas yang lebih kreatif dan kompleks.  Selain itu, teknologi ini juga dapat meningkatkan kualitas produk dan mengurangi biaya produksi, serta mempercepat waktu siklus produksi. Dalam industri yang semakin berubah dan kompetitif, penggunaannya menjadi semakin penting untuk membantu perusahaan mencapai efisiensi dan keunggulan kompetitif yang lebih tinggi. Apakah Anda sedang mencari COBOT? Setelah Anda mengenal lebih dalam tentang COBOT dan prinsip kerjanya, kini tiba saatnya untuk mengambil langkah nyata. Dapatkan COBOT berkualitas premium dari PT. Mitrainti Sejahtera Eletrindo (MISEL), solusi terpercaya untuk kebutuhan industri Anda. Jangan lewatkan kesempatan untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan operasional dengan produk unggulan kami. ADDRESSRuko Pengampon Square Blok D-31Jl. Semut Baru, Kel. Bongkaran, Kec. Pabean Cantian Surabaya – Jawa Timur PHONEWhatsApp: +628170006907T. (031) 355 1715F. (031) 355 3995 EMAIL: [email protected]: Youtube Misel

Inilah Definisi, Fungsi dan Keuntungan Collaborative Robot (CoBot)

Posted on 2024-06-10 by Misel Editor

Collaborative Robot (CoBot) pertama kali diperkenalkan pada tahun 2004. Berbeda dengan robot tradisional yang hanya dapat menerima perintah, CoBot didesain untuk dapat bekerja bersama dengan manusia. Salah satu sektor yang sangat diuntungkan dengan penggunaan CoBot adalah industri elektronik dan hiburan. Menurut laporan BIS Research Analysis, Global Collaborative Industrial Robot Market, 2016-2021, industri elektronik merupakan sektor terbesar kedua yang menggunakan robot kolaboratif. Pada tahun 2015, permintaan global untuk CoBot pada sektor ini mencapai 18%. Definisi Collaborative Robot (CoBot) Collaborative Robot, atau sering disebut juga dengan CoBot, adalah jenis robot yang didesain untuk dapat bekerja sama dengan manusia dalam lingkungan kerja yang sama. Berbeda dengan robot konvensional yang dirancang untuk bekerja secara otomatis dan terpisah dari manusia, CoBot dirancang untuk dapat berinteraksi dengan manusia dan memperkuat kemampuan kerja manusia dengan berbagai cara. Fungsi Collaborative Robot (CoBot) Sebagai seorang produsen, tentunya Anda ingin menjaga biaya tambahan tetap rendah dan mempertahankan efisiensi produksi yang tinggi untuk memaksimalkan performa produksi dan keuntungan secara keseluruhan. Namun, Anda juga menghadapi kesulitan dalam mempertahankan pekerja yang handal dan melatih pekerja baru dengan waktu yang lama. Untuk itu, CoBot dapat menjadi solusi otomatisasi terbaik untuk bisnis Anda. CoBot dirancang untuk bekerja secara kooperatif atau bahu membahu dengan tenaga kerja manusia tanpa memerlukan pelindung khusus untuk keselamatan, sehingga memiliki fleksibilitas yang tinggi. Mereka juga diwajibkan untuk mematuhi standar ISO 13849-1 (Safety of Machinery). CoBot cocok untuk membantu pekerjaan manusia dan beroperasi di daerah yang berjarak dekat dengan operator. Secara mendetail, fungsi dari CoBot yaitu: 7 Degree of Freedom Fleksibel dan terukur Pemrograman yang mudah (Metode Learning-by-doing) Aman dioperasikan dekat manusia Ruang kerja yang luas dengan jejak yang kecil Sumber foto: https://www.pexels.com/ Keuntungan Collaborative Robot (CoBot) Collaborative Robot atau CoBot adalah robot yang dirancang untuk bekerja secara aman dan efektif dengan manusia dalam lingkungan kerja. Dalam beberapa tahun terakhir, CoBot telah menjadi semakin populer di industri karena keuntungan-keuntungan yang ditawarkannya. Berikut adalah beberapa keuntungan utama dari penggunaan Collaborative Robot dalam industri. 1. Meningkatkan Efisiensi dan Produktivitas CoBot dapat membantu meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam lingkungan kerja. Mereka dapat menyelesaikan tugas-tugas yang memakan waktu dan berulang dengan cepat dan akurat, membebaskan pekerja manusia untuk melakukan tugas-tugas yang lebih kompleks atau yang memerlukan keahlian tertentu. Dalam beberapa kasus, CoBot bahkan dapat bekerja selama 24 jam sehari tanpa lelah, memastikan produksi berjalan dengan lancar. 2. Meningkatkan Keselamatan CoBot dirancang untuk bekerja secara aman dengan manusia dan memperhatikan keselamatan sebagai prioritas utama. Mereka dilengkapi dengan sensor dan sistem pengaman yang canggih untuk mencegah kecelakaan. Selain itu, CoBot memiliki kemampuan untuk berhenti secara otomatis saat mendeteksi keberadaan manusia di sekitarnya. Dalam hal ini, CoBot dapat membantu mengurangi risiko cedera dan kecelakaan di tempat kerja. 3. Meningkatkan Kualitas dan Akurasi CoBot memiliki kemampuan untuk melakukan tugas dengan konsistensi yang tinggi dan akurasi yang lebih baik daripada manusia. Mereka tidak terpengaruh oleh faktor-faktor seperti kelelahan, ketidakkonsistenan, atau ketidak sempurnaan manusia, sehingga mereka dapat menghasilkan produk yang lebih berkualitas dan presisi yang lebih tinggi. Hal ini dapat membantu meningkatkan reputasi perusahaan dan kepuasan pelanggan. 4. Mudah Dalam Pemrograman dan Integrasi CoBot dirancang untuk mudah diprogram dan diintegrasikan dengan sistem lainnya. Sebagian besar CoBot dilengkapi dengan antarmuka pengguna grafis yang mudah digunakan, sehingga tidak diperlukan keahlian khusus untuk memprogram dan mengoperasikan mereka. Selain itu, CoBot dapat dengan mudah diintegrasikan dengan sistem produksi yang sudah ada, sehingga tidak perlu melakukan investasi besar untuk mengganti sistem produksi yang sudah ada. 5. Biaya yang Lebih Rendah CoBot lebih murah daripada robot industri tradisional dan memiliki biaya operasional yang lebih rendah. Dalam banyak kasus, penggunaan CoBot dapat mengurangi biaya produksi dan meningkatkan efisiensi, sehingga menghasilkan pengembalian investasi yang lebih cepat. Selain itu, CoBot lebih mudah dipelihara dan diperbaiki daripada robot industri tradisional, sehingga mengurangi biaya perawatan dan perbaikan. CoBot Dapat Mengoptimalkan Pekerjaan dan Proses Produksi Setelah membahas definisi, fungsi serta keunggulan, solusi CoBot dapat membantu Anda dalam mengoptimalkan pekerjaan dan proses produksi: Penanganan bahan baku:  Bongkar muat Perawatan mesin Pengemasan Transfer bagian Memilih & Konversi Tes & Percobaan Inspeksi Pengolahan: Assembly Cutting & Routing Deburring, Grinding, Sanding & Polishing Dispensing Drilling & Screw Tightening Press & Forming Sealing & Soldering Spray & Painting 4 Faedah CoBot di Industri Elektronik Mengapa CoBot penting bagi industri? Berikut adalah empat hal yang dapat dilakukan oleh CoBot dan contohnya, yaitu tujuh jenis CoBot UR3 buatan Universal Robot yang digunakan oleh PT JVC Electronics Indonesia, produsen perangkat audio visual dan navigasi mobil, anak perusahaan global untuk elektronik dan produk hiburan JVCKENWOOD Group. 1. Menjalankan Fungsi Teknis Pekerjaan CoBot merupakan jenis robot yang berbeda dengan robot tradisional yang digunakan pada industri besar. CoBot memiliki sifat ringan, lincah, lebih terjangkau, dan dapat dimodifikasi untuk penerapan yang berbeda. Industri elektronik menggunakan CoBot dalam berbagai proses, termasuk penanganan, perakitan, inspeksi dan pengujian, pengepakan, pembuangan, dan bahkan menata dan melapisi papan sirkuit. 2. Membaur dengan Fasilitas Produksi Perusahaan CoBot UR3 memiliki sifat yang kecil, ringan, dan padat, sehingga dapat dengan mudah diintegrasikan dengan fasilitas produksi perusahaan yang memiliki ruang terbatas. CoBot dapat dipasang tanpa perlu melakukan perubahan besar pada tata letak ruang kerja dan mendukung penggunaan berbagai jenis end effector seperti gripper, solder besi, dan obeng. Hal ini memungkinkan tim untuk menyesuaikan CoBot untuk melakukan tiga tugas yang berbeda di fasilitas, yaitu memasang baut, menyolder, serta mengambil dan meletakkan benda. 3. Jalankan Tugas Berisiko Tinggi Keselamatan adalah faktor yang sangat penting bagi JEIN saat membeli Collaborative Robot. CoBot UR, yang didesain dengan sistem keamanan paten, memungkinkan karyawan untuk bekerja di sekitarnya tanpa memerlukan pagar pengaman (meskipun penilaian risiko tetap dilakukan). Selain itu, CoBot juga akan membebaskan pekerja dari tugas-tugas berisiko tinggi, seperti menyolder dan memisahkan bagian-bagian PCB yang mengeluarkan asap dan partikel debu berbahaya. 4. Membantu Capai Mutu Produk yang Konsisten Pada awalnya, JEIN mengandalkan proses manual yang sangat bergantung pada tenaga kerja manusia. Namun, untuk meningkatkan produktivitas dan mencapai kualitas produk yang konsisten, perusahaan akhirnya menggunakan tujuh unit robot UR3. Hal ini dilakukan agar produksi menjadi lebih efisien dan mengurangi kekurangan yang mungkin terjadi pada produk akibat faktor manusia. Kesimpulan Kesimpulannya, penggunaan Collaborative Robot (CoBot) memiliki banyak keuntungan bagi industri. Mereka dapat membantu meningkatkan efisiensi, produktivitas, keselamatan, kualitas, dan akurasi di tempat kerja. PT. Mitrainti Sejahtera Eletrindo (Misel) ditunjuk oleh JAKA Cobot untuk menjadi integrator Sistem Cobot dan menawarkan satu sistem solusi COBOT untuk membantu perusahaan Anda dalam mencapai efisiensi produksi. Silakan hubungi Kami untuk mendapatkan beberapa ide tentang JAKA Collaborative Robot . Tim kami siap membantu Anda dalam menentukan kebutuhan otomasi Anda.

Apa itu Industrial Robotics?

Posted on 2024-06-10 by Misel Editor

Industrial robotics atau robotika industri adalah suatu perangkat mekanis yang telah diprogram untuk menjalankan tugas sesuai perintah pada sistem yang dikonfigurasikan dari perangkat lunak komputer. Robot dapat bekerja secara berulang, solusi tugas yang membahayakan bagi seorang pekerja untuk diselesaikan. Maka dibutuhkan robot untuk dapat menyelesaikan tugas tanpa kecelakaan pada pekerja.Industrial robotics ini membantu pemilik perusahaan menyelesaikan tugas yang diinginkannya, sehingga tugas dapat terselesaikan dengan cepat dan akurat. Robotika industri memiliki sistem sangat rumit, dan sulit dimengerti, mulai dari memahami berbagai komponen yang digunakan seperti kabel, grippers, dan komponen lainnya.Untuk mencapai produksi yang bervolume tinggi dan cepat, maka Anda memerlukan bantuan robot untuk menyelesaikan tugas Anda di suatu perusahaan yang Anda kelola. Selain itu kualitas produk yang tinggi adalah nilai jual yang tinggi dan menjamin keberhasilan suatu produk.Robotika industri sangat mempengaruhi kualitas produk yang akan diproduksi, seperti akurasi dan presisi, kecepatan dan efisiensi, bebas dari sumber daya manusia, aman bekerja di tempat yang ekstrim. Cartesian (3-axis), SCARA (4-axis) dan Articulated (6-axis) telah tersedia untuk membantu tugas Anda di perusahaan.Baca juga: Apa Itu Robotic Process Automation? Bagaimana Fungsinya dalam Logistik?Komponen yang biasa digunakan industrial roboticsBiasanya robotika industri ini dikelompokan dengan beberapa komponen antara lain, pencekram elektrik, sensor gaya, vision 2D, hingga vision 3D. Masing-masing komponen memiliki fungsi yang berbeda-beda. Pencekram elektrik memiliki fungsi akurasi dan fleksibilitas yang tinggi dalam mencekram.Gaya yang sensitif diaplikasikan pada sensor gaya sehingga dapat mendeteksi, mengontrol hingga mencatat dan membaca suatu gaya. Vision 2D digunakan untuk memandu perangkat posisi mekanikal. Bin dapat dibaca oleh kemampuan vision 3D, sehingga vision 3D sangat dibutuhkan untuk memungut benda yang banyak dan berat.Industrial robotics semacam ini sangat membantu Anda menyelesaikan tugas yang sering dikerjakan oleh manusia dalam proses memproduksi, khususnya dangerous and difficult/dull. Banyak keuntungan yang didapatkan ketika menggunakan robot ini sebagai otomatisasi. Seperti kinerja lebih cepat, akurat dan mampu mengangkat beban berat.Sebagian besar orang menganggap robot itu berbentuk seperti manusia, kenyataannya tidak. George Devol sejak tahun 1954 telah memproduksi robot hingga saat ini, dibuat untuk kepentingan industri. George Devol adalah pembuat robot industri pertama di dunia.Keakuratan dalam pengerjaan suatu produk lebih unggul robot dibandingkan manusia, selain itu dapat dioperasikan terus menerus membuat robot lebih cocok digunakan untuk kepentingan industri. Fleksibilitas robot membuat pengelola lebih mudah mengatur robot sesuai dengan apa yang ingin deprogram oleh pemilik ataupun penggunanya dan dapat dihubungkan melalui PLC atau komputer.Tipe industrial robotics yang umum digunakanTipe lengan robot sangat menentukan kekuatan dalam mengangkat beban, dan kepresisian kerja dari robot. Robot yang paling sering digunakan secara umum adalah robot Cartesian. Robot ini mempunyai 3 sumbu yaitu X,Y dan Z. Linear Join membantu robot bergerak secara sederhana, membuat robot Cartesian sering digunakan.Walaupun beberapa kelemahan dimiliki robot ini sedikit mengganggu kinerja robot untuk membantu memproduksi produk dari suatu perusahaan yaitu lengan-lengan yang besar membutuhkan ruangan yang cukup besar pula. Contohnya pada mesin Computer Numerical Control (CNC).Robot yang sering digunakan secara umum kedua adalah robot Selective Compliance Assembly Robot Arm atau bisa disebut dengan SCARA. Robot ini pertama kali diproduksi oleh perusahaan Adept di USA pada tahun 1984.Ruang silinder merupakan basis kerja dari robot ini. Di robot ini terdapat sistem belt pada lengan-lengan yang tidak menggunakan gear. Sehingga performa kecepatannya cukup tinggi,cepat dan akurat. Selain itu ada robot lainnya yang umum digunakan yaitu robot Delta. Robot ini mempunyai 3 sumbu lengan dan 3 penggerak di ujung-ujungnya. Sehingga robot Delta dapat bekerja dengan kecepatan tinggi.Robot Delta memiliki keunggulan tersendiri yaitu melakukan pengambilan dan penaruhan barang sebanyak 120 unit  per menit dengan kecepatan 10meter per detik pada awal tahun pembuatan di tahun 1998. Robot ini sering digunakan untuk mengemas makanan oleh industri pengemasan makanan serta liquid filling pada industri farmasi. Robot umum terakhir yang sering digunakan adalah Robot 6 Axis yang menggunakan 3 translasional dan 3 rotasi axis. Robot ini sangat fleksibel karena bentuknya seperti huruf Z. Power yang dimiliki robot ini sangat kuat, dan sering digunakan pada industri manufaktur. Kinerja Industri sangat terbantu dengan adanya industrial robotics. Rekomendasi Robot Industrial TerbaikSetelah mengetahui apa itu robot industrial, saatnya Anda mengambil langkah nyata. Percayakan kebutuhan robot industri Anda pada PT Mitrainti Sejahtera Eletrindo, rekomendasi terbaik untuk solusi efisiensi energi yang optimal. Hubungi kami sekarang dan mulai transformasi efisiensi energi di perusahaan Anda.ADDRESSRuko Pengampon Square Blok D-31Jl. Semut Baru, Kel. Bongkaran, Kec. Pabean Cantian Surabaya – Jawa TimurPHONEWhatsApp:+628170006907T.(031) 355 1715F.(031) 355 3995Email:[email protected]:Youtube MiselPT Mitrainti Sejahtera Eletrindo menyediakan proses integrasi industrial robotics ke pabrik-pabrik dan gudang-gudang. Kami juga jual Scara robot industri untuk keperluan anda. Segera hubungi kami untuk segala kebutuhan industrial robotics Anda.

Industrial robotics

Apa Itu SCARA Robot dan Aplikasinya di Dunia Industri

Posted on 2024-06-10 by Misel Editor

SCARA atau Selective Compliance Assembly Robot Arm sudah banyak digunakan dalam dunia industri. SCARA robot saat ini sudah jadi teknologi bantuan industri yang cukup menguntungkan. Penggunaan teknologi memang memudahkan proses produksi dan mempercepat juga tentunya sehingga memberikan keuntungan lebih nantinya bagi sektor industri tersebut. Mengaplikasikan bantuan ini memang harus tepat dan efektif. Jadi perlu adanya banyak pertimbangan dan persiapan agar pengaplikasiannya bisa memberikan dampak yang positif bagi perkembangan proses produksi. Dengan begitu biaya yang dikeluarkan untuk robot tersebut tidak akan sia-sia dan mampu membawa perubahan besar. Meskipun perkembangan masih terus dilakukan untuk SCARA, tetapi Anda juga bisa memanfaatkan teknologi yang ada saat ini. Tentu saja dengan tetap menyesuaikan kebutuhan produksi masing-masing sehingga dukungan dari teknologi ini juga akan menjadi lebih optimal serta sesuai harapan sebelumnya. Mengenal SCARA dengan Lebih Jauh Memahami lebih dalam mengenai SCARA robot memang sangat penting sebelum menggunakannya di industri anda. SCARA ini adalah jenis aplikasi robotika yang memang khusus untuk digunakan pada robot arm. Biasanya bantuan jenis ini akan dimanfaatkan untuk material handling dalam proses industri. Pekerjaan yang dimaksud material handling adalah assembly, packaging, dan pick and place. Jadi memang beberapa fungsinya bisa menggantikan peran tenaga manusia di dalam proses produksi. Meskipun begitu, tenaga manusia yang ada juga bisa diperbantukan di bidang lainnya untuk mempercepat proses serta lebih efektif pekerjaannya. Sistem yang digunakan pada SCARA robot ini adalah loop tertutup. Adanya feedback pada sistem tersebut digunakan untuk mengetahui posisi dari link pada set point sesuai ketentuan masing-masing, akan berbeda pasa masing-masing kebutuhan. Referensi posisi link tersebut akan didapatkan dari sensor potensi sebagai remote di lapangan. Komponen yang mengatur sistem loop tertutup ini adalah mikrokontroler PIC 16877. Tidak hanya mengatur, tetapi juga membantu untuk memberikan kendali proporsional, integral, dan derivatif. Selain itu, tentu saja masih akan dibutuhkan komputer untuk membantu melakukan kontrol utama dalam memberikan input, perintah, komunikasi, dan penyimpanan database. Penggunaan SCARA Robot yang Perlu Diketahui SCARAmemiliki 4 sumbu dan tidak bisa melakukan gerakan pitch dan yaw karena keterbatasan sumbunya. Gerakan yang cocok untuk diaplikasikan pada teknologi jenis ini sudah tentu adalah kegiatan pick and place. Memindahkan suatu barang dari titik satu ke titik lainnya dengan dilakukannya beberapa rotasi. Jadi penggunaannya juga bisa lebih optimal lagi nantinya. Untuk daerah kerjanya, teknologi ini biasanya diaplikasikan pada area yang silinder. Tentu saja untuk diameter dan kedalaman silindernya akan bervariasi bergantung pada kebutuhan kinerjanya. Jadi memang bisa disesuaikan kebutuhan masing-masing proses produksi yang mengaplikasikan teknologi canggih satu ini. Memang kebanyakan pengaplikasian SCARA robot ini di dunia industri hanya untuk menggunakan area kerja di samping dan depan. Untuk bagian belakang memang akan cukup kesulitan karena adanya kabel serta selang yang keluar di belakang. Sehingga memang perlu adanya penyesuaian dalam hal ini agar kinerjanya bisa lebih optimal dalam proses produksi yang ada. Anda perlu tenaga ahli untuk melakukan pemasangan dan memberikan pertimbangan dalam mengaplikasikannya dengan baik. Jangan sampai sudah terpasang kemudian terjadi kesalahan pertimbangan sehingga kinerjanya menjadi kurang optimal. Oleh karena itu, adanya kemungkinan ini juga harus mulai untuk dipertimbangkan dengan baik agar tidak ada kesalahan terjadi dalam proses produksi. Pengaplikasian SCARA Robot di Sektor Industri Adanya SCARAdi dunia industri memang memberikan banyak keuntungan. Apalagi untuk meningkatkan kecepatan dari proses produksi memang bisa sangat optimal. Begitu juga untuk melakukan gerakan yang berulang-ulang akan lebih baik jika menggunakan teknologi ini jadi semua pekerjaan bisa lebih mudah dilakukan dengan baik tentunya. Berbagai bidang industri bisa mengaplikasikan robot ini dengan baik pada macam-macam proses produksinya. Misalnya saja industri elektronik, otomotif, produk khusus, dan lainnya. Berbagai kegiatan proses produksi bisa disesuaikan dengan adanya robot satu ini sehingga tidak perlu lagi bingung atau terlalu banyak menggunakan tenaga manusia. Industri yang membutuhkan kinerja dengan kecepatan, daya tahan, akurat, dan pergerakan horizontal akan sangat cocok dengan SCARA ini. Tentu saja dikarenakan itu semua adalah berbagai kinerja terbaik bantuan tersebut sehingga bisa memberikan bantuan lebih optimal terhadap proses produksi yang dilakukan nantinya. Penyesuaian dalam penggunaan SCARAakan bergantung pada perakitan dan berbagai sistem yang disematkan di dalamnya. Oleh karena itu, Anda juga butuh perencanaan sebelum memilih menggunakan bantuan tersebut. Jadi dengan begitu nantinya akan lebih besar lagi keuntungan yang didapatkan karena pengaplikasiannya memang sudah paling tepat. Jangan ragu untuk mencari robot terbaik sesuai kebutuhan anda. Apalagi dalam proses industri, tenaga manusia yang ada sebaiknya dialokasikan untuk kinerja lain tidak bisa dilakukan robot. Sehingga nantinya proses produksi juga akan jadi lebih efektif serta cepat terselesaikan sesuai target produksi dengan bantuan SCARA robot.

Sejarah dan Evolusi Robot Industri: Mesin Industri yang Membentuk Masa Depan

Posted on 2024-06-10 by Misel Editor

Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana robot industri telah merevolusi industri manufaktur? Dari jalur perakitan hingga proses otomatis, mesin-mesin ini telah memainkan peran penting dalam membentuk masa depan produksi. Namun, bagaimana semuanya dimulai? Robotika industri memiliki sejarah yang kaya dan membentang selama beberapa dekade. Dimulai dengan pengembangan mesin yang dapat diprogram pertama kali, yang meletakkan dasar bagi robot canggih yang kita lihat saat ini. Selama bertahun-tahun, mesin-mesin ini menjadi lebih canggih, efisien, dan mudah beradaptasi, mengubah cara kita memproduksi barang. Memahami sejarah dan evolusi robotika industri sangat penting untuk menghargai dampak besar yang mereka miliki di berbagai industri. Dari prototipe awal hingga teknologi mutakhir terbaru, artikel ini akan membawa Anda dalam perjalanan melintasi waktu, menjelaskan tonggak sejarah dan terobosan yang telah membentuk bidang robotika industri. Jadi, mari selami dunia mesin-mesin yang memukau ini dan temukan bagaimana mereka terus membentuk masa depan. Abad ke-20 Konsep robot industri sudah ada sejak awal abad ke-20 ketika para penemu dan insinyur mulai membayangkan mesin yang dapat mengotomatiskan pekerjaan manual. Salah satu contoh awal robot industri adalah Unimate, yang dikembangkan oleh George Devol pada tahun 1950-an. Lengan robot ini mampu melakukan tugas yang berulang-ulang di lingkungan pabrik, seperti mengangkat dan memindahkan benda-benda berat. Unimate menandai dimulainya era baru dalam bidang manufaktur dan meletakkan dasar bagi kemajuan robotika di masa depan. Source : https://www.freepik.com/ Tahun 1960-an dan 1970-an Selama beberapa dekade, robot industri telah mengalami kemajuan yang signifikan dalam hal kemampuan dan aplikasi. Pada tahun 1960-an dan 1970-an, mesin-mesin ini mulai menggabungkan sistem kontrol komputer, sehingga memungkinkan mereka untuk melaksanakan tugas-tugas yang kompleks dengan presisi yang lebih tinggi. Kemajuan ini menyebabkan adopsi robot industri secara luas di industri seperti manufaktur otomotif, di mana mereka menjadi sangat penting dalam operasi jalur perakitan. Tahun 1980-an Tahun 1980-an menjadi saksi peningkatan lebih lanjut dalam robotika industri dengan diperkenalkannya robot yang diartikulasikan. Robot-robot ini memiliki banyak sendi, meniru gerakan lengan manusia dan menawarkan fleksibilitas yang lebih tinggi. Perkembangan ini memperluas jangkauan tugas yang dapat dilakukan oleh robot, menjadikannya lebih serbaguna dalam berbagai pengaturan industri. Selain itu, kemajuan dalam teknologi sensor memungkinkan robot untuk berinteraksi dengan lingkungannya, yang semakin meningkatkan kemampuannya. Source : https://www.freepik.com/ Tahun 2000-an dan Seterusnya Dalam beberapa tahun terakhir, robot industri telah mengalami lonjakan inovasi dengan integrasi teknologi canggih seperti kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin. Teknologi ini memungkinkan robot untuk beradaptasi dan belajar dari lingkungannya, menjadikannya lebih otonom dan cerdas. Robot kolaboratif, yang juga dikenal sebagai cobot, telah muncul sebagai perkembangan yang signifikan dalam robotika industri. Cobot dapat bekerja bersama manusia, menawarkan bantuan dan meningkatkan produktivitas dalam tugas-tugas yang membutuhkan kolaborasi manusia-robot. Masa depan robotika industri memiliki potensi yang sangat besar untuk kemajuan lebih lanjut. Dengan munculnya Industri 4.0 dan Internet of Things (IoT), robot menjadi saling terhubung dan mampu berbagi data, yang mengarah pada proses manufaktur yang lebih efisien dan tersinkronisasi. Selain itu, kemajuan dalam bahan dan desain membuat robot menjadi lebih ringan, lebih ringkas, dan lebih aman untuk digunakan, sehingga memperluas penggunaannya dalam industri skala kecil dan bahkan aplikasi rumah tangga. Karena robotika industri terus berkembang, sangat penting bagi bisnis dan individu untuk tetap mengikuti perkembangan dan beradaptasi dengan kemajuan ini. Perusahaan dapat memanfaatkan manfaat otomatisasi untuk meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya, dan meningkatkan kualitas produk. Individu dengan keahlian dalam robotika industri akan sangat diminati, karena keterampilan mereka akan sangat penting untuk merancang, memprogram, dan memelihara mesin-mesin ini. Kesimpulan Kesimpulannya, sejarah dan evolusi robotika industri telah mengubah lanskap manufaktur, membuka jalan bagi peningkatan otomatisasi dan efisiensi. Dari masa-masa awal Unimate hingga era cobot cerdas saat ini, mesin-mesin ini telah merevolusi industri di seluruh dunia. Ketika kita melihat ke masa depan, robotika industri tidak diragukan lagi akan terus membentuk cara kita memproduksi dan berinovasi, mendorong kita ke era baru kemajuan teknologi. Sekarang, setelah kita menjelajahi sejarah dan evolusi robot industri yang mengesankan, saatnya untuk mengambil langkah selanjutnya dalam mewujudkan potensi teknologi canggih ini dalam bisnis Anda. PT. Mitrainti Sejahtera Eletrindo (MISEL) adalah penyedia layanan robot industri terkemuka yang siap membantu Anda mengintegrasikan solusi robotik yang inovatif dalam operasi industri Anda. Dengan dukungan dari tim ahli yang berpengalaman, kami akan membantu Anda merancang, mengimplementasikan, dan memelihara sistem robotik yang sesuai dengan kebutuhan unik perusahaan Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami sekarang dan bersiaplah untuk menghadapi era baru efisiensi dan produktivitas di dunia industri.

Navigasi Keamanan Kerja dengan Robotic Arms

Posted on 2024-05-17 by Misel Editor

Robotic arms kian populer digunakan di berbagai industri.  Kemampuannya yang presisi dan tak kenal lelah  membuat robot lengan menjadi rekan kerja yang handal.  Namun,  adanya robot  juga  harus diiringi dengan penerapan keamanan kerja yang ketat.  Mari bahas hal-hal penting terkait keamanan kerja dengan robotic arms. 1. Desain dan Integrasi yang Aman Menciptakan lingkungan kerja yang aman dengan menggunakan robotic arms dimulai sejak awal, ketika robot tersebut masih dalam tahap perancangan dan sebelum mereka diintegrasikan ke dalam lini produksi. Langkah pertama adalah memilih jenis robot yang tepat, yang tidak hanya sesuai dengan kebutuhan pekerjaan tetapi juga memenuhi standar keamanan yang ketat, seperti yang ditetapkan dalam ISO 10218 untuk robot industri. Sangat penting juga untuk merancang sistem dengan mempertimbangkan kenyamanan dan kemudahan penggunaan bagi para pekerja, serta cara terbaik untuk robot dan manusia berinteraksi dengan aman.  Penting juga untuk mendesain sistem tersebut dengan memikirkan bagaimana pekerja akan berinteraksi dengan robot, memastikan desain ergonomis yang baik serta interaksi antara manusia dan robot yang aman untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja. 2. Analisis dan Manajemen Risiko Untuk memastikan keamanan di tempat kerja, sangat penting bagi perusahaan untuk melakukan evaluasi risiko yang mendetail terhadap penggunaan robotic arms. Evaluasi ini harus mencakup penilaian terhadap berbagai jenis risiko, termasuk yang bersifat mekanis dan elektris, serta potensi bahaya lain seperti risiko terpotong, terjepit, atau terbentur. Begitu potensi bahaya ini teridentifikasi, perusahaan harus segera mengambil tindakan untuk menguranginya. Salah satu cara efektif adalah dengan memisahkan secara fisik area kerja antara operator manusia dan lengan robotik. Hal ini bisa dilakukan dengan membangun penghalang atau dengan menandai zona keselamatan tertentu yang harus dihindari oleh para pekerja, demi menjaga keamanan mereka dalam bekerja. 3. Pelatihan dan Kesadaran Operator Operator dan teknisi yang bekerja dengan robotic arms harus menjalani pelatihan komprehensif. Pelatihan ini sangat penting untuk memastikan mereka memiliki pengetahuan yang cukup tentang cara kerja mesin, aturan keselamatan yang harus diikuti, serta langkah-langkah yang perlu diambil dalam keadaan darurat. Selain itu, pelatihan juga harus meliputi informasi detail tentang fitur-fitur keamanan pada robot, termasuk cara menggunakan tombol penghentian pada situasi darurat dan memahami batasan-batasan yang ditetapkan untuk pengoperasian robot secara aman. Semua ini bertujuan untuk meminimalisir risiko kecelakaan kerja dan memastikan semua operasi dapat berlangsung lancar dan aman. 4. Pemeliharaan dan Inspeksi Berkala Melakukan pemeliharaan secara teratur dan memeriksa robotic arms secara berkala adalah langkah krusial untuk memastikan kinerja dan keamanannya. Hal ini melibatkan pengecekan terhadap bagian-bagian mekanik dan elektronik, memastikan perangkat lunak selalu diperbarui, serta memeriksa apakah semua sistem keamanan berfungsi dengan baik. Jika pemeliharaan diabaikan, ada risiko tinggi terjadi kerusakan mekanik yang tidak hanya berpotensi menghentikan produksi tapi juga bisa membahayakan keselamatan pekerja. Karena itu, penting sekali untuk memastikan bahwa semua komponen dan sistem dari robotic arms berada dalam kondisi optimal untuk mencegah masalah agar lingkungan kerja tetap aman. 5. Teknologi Keselamatan Canggih Memanfaatkan teknologi keselamatan canggih seperti sensor penginderaan, sistem visi, dan perangkat lunak yang dapat mendeteksi keberadaan manusia dan menghentikan operasi robot secara otomatis dapat meningkatkan keamanan. Teknologi canggih ini bertindak sebagai pengawas yang mencegah terjadinya kecelakaan dengan memastikan bahwa robot berhenti bekerja jika mendeteksi keberadaan manusia di zona bahaya. Dengan adanya sistem keamanan ini, kita bisa lebih tenang bekerja bersama robot karena ada jaminan tambahan bahwa interaksi antara manusia dan mesin dapat berlangsung tanpa menyebabkan cedera. 6. Kepatuhan terhadap Regulasi Patuh terhadap regulasi keamanan nasional dan internasional adalah penting. Hal ini berarti semua peralatan dan cara kerja harus sesuai dengan standar-standar khusus yang berlaku dalam industri, dan harus memenuhi semua kriteria legal yang ditetapkan. Dengan cara ini, kita dapat memastikan bahwa lingkungan kerja kita tidak hanya aman tetapi juga terlindungi dari kemungkinan terjerat masalah hukum. Robotic arms menjadi terobosan teknologi yang  membawa kemajuan  di berbagai bidang. Namun,  penting untuk selalu mengutamakan keselamatan pekerja. Dengan penerapan langkah-langkah keamanan yang tepat,  kita bisa menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sinergi antara manusia dengan robotic arms.  Rekomendasi Distributor Robotics Delta dan Omron Setelah mempelajari pentingnya Navigasi Keamanan Kerja dengan Robotic Arms, saatnya untuk mengambil langkah berikutnya. Dapatkan solusi optimal dan terintegrasi untuk sistem robot DELTA dan OMRON dengan menghubungi PT Mitrainti Sejahtera Eletrindo, integrator sistem resmi yang terpercaya. Jangan tunda lagi, hubungi kami sekarang untuk konsultasi dan solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda! ADDRESSRuko Pengampon Square Blok D-31Jl. Semut Baru, Kel. Bongkaran, Kec. Pabean Cantian Surabaya – Jawa Timur PHONEWhatsApp: +628170006907T. (031) 355 1715F. (031) 355 3995EMAIL: [email protected]: Youtube Misel

Revolusi Industri Farmasi dengan Inovasi SCARA ROBOT

Posted on 2024-05-17 by Misel Editor

Industri farmasi dituntut untuk bekerja dengan akurasi dan efisiensi.  Di sinilah robot SCARA berperan penting. Dengan kemampuannya yang unik, robot SCARA menjadi andalan untuk  berbagai aktivitas vital dalam produksi bidang farmasi.  Mari simak penerapan robot SCARA yang membuat farmasi semakin efisien! 1. Proses Pengemasan Di bidang farmasi, sangat penting untuk memastikan bahwa setiap produk dikemas dengan akurat dan konsisten, guna menjaga kualitasnya. Untuk mencapai hal ini, robot SCARA digunakan dalam berbagai proses pengemasan, termasuk menempatkan obat ke dalam kotaknya, menyegel kotak tersebut, dan memberikan label. Keunggulan utama menggunakan robot SCARA adalah kemampuannya untuk bekerja dengan cepat dan tepat, yang sangat mengurangi kemungkinan terjadinya kesalahan dan pada saat yang sama meningkatkan jumlah produksi. 2. Pengisian dan Penutupan Dalam proses mengisi botol atau vial dengan obat-obatan, robot SCARA berperan penting untuk memastikan setiap wadah terisi dengan jumlah obat yang benar. Setelah pengisian, robot ini juga bertanggung jawab untuk menutup wadah tersebut dengan rapat dan tepat, menjamin bahwa produk farmasi tersebut tetap dalam kondisi yang aman dan terlindungi sebelum dikirimkan ke tempat distribusi. Penggunaan robot ini meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengisian dan penutupan wadah, memastikan kualitas produk farmasi yang tinggi. 3. Penanganan Bahan Dalam produksi farmasi, menjaga lingkungan kerja agar bebas dari kontaminasi adalah hal yang sangat penting. Robot SCARA berperan besar dalam hal ini karena mereka dapat mengelola dan memindahkan bahan baku serta produk jadi tanpa perlu banyak interaksi dengan manusia. Dengan mengurangi sentuhan manusia, risiko terjadinya kontaminasi berkurang secara signifikan. Hal ini membantu pabrik farmasi mematuhi standar kebersihan yang ketat, memastikan bahwa produk yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi atau digunakan oleh konsumen. 4. Pemilahan dan Pengklasifikasian Robot SCARA memiliki kemampuan untuk menyortir dan mengelompokkan berbagai produk farmasi berdasarkan karakteristik tertentu, seperti ukuran, berat, atau jenis produk. Kemampuan ini sangat membantu dalam mempercepat proses pengemasan dan distribusi, karena robot dapat melakukan pemilihan produk dengan cepat dan tepat. Dengan demikian, kesalahan dalam pengiriman produk bisa diminimalisir, memastikan bahwa konsumen menerima produk sesuai dengan kebutuhan mereka tanpa adanya kekeliruan. 5. Pengujian dan Kontrol Kualitas Dalam tahap kontrol kualitas produksi farmasi, robot SCARA berperan sangat penting dengan melaksanakan berbagai tugas seperti mengambil sampel produk, melakukan penimbangan dengan akurasi tinggi, serta menjalankan berbagai pengujian baik fisik maupun kimia. Tindakan ini sangat vital untuk memastikan bahwa setiap produk farmasi yang diproduksi sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan dan mematuhi semua regulasi yang berlaku. Dengan demikian, penggunaan robot SCARA membantu menjamin produk farmasi yang beredar di pasaran berkualitas tinggi dan aman untuk digunakan. 6. Integrasi dengan Sistem Otomatis Lain Robot SCARA biasanya diintegrasikan dengan peralatan otomasi lain, termasuk konveyor dan sistem pengontrol, untuk membentuk sebuah proses produksi yang berjalan secara otomatis dan efisien dari awal hingga akhir. Dengan cara ini, seluruh proses produksi bisa berjalan tanpa hambatan, dimana setiap tahapan, mulai dari pemasukan bahan baku, proses manufaktur, sampai pengemasan produk, terkoordinasi dengan baik dan cepat. Integrasi sistem ini memungkinkan produksi yang lebih lancar, mengurangi waktu tunggu antar proses, dan meningkatkan efisiensi keseluruhan lini produksi. 7. Adaptasi dan Fleksibilitas Robot SCARA dibuat agar bisa disesuaikan dengan mudah untuk berbagai jenis pekerjaan, sangat berguna di industri farmasi yang seringkali perlu mengubah produksinya dengan cepat sesuai permintaan pasar. Fitur utama dari robot ini adalah kemampuannya untuk diprogram ulang dan dikonfigurasi kembali dengan cepat, yang merupakan kelebihan besar. Ini berarti, jika ada perubahan dalam jenis obat yang diproduksi atau cara pengemasannya, robot tersebut bisa dengan cepat diatur ulang untuk menyesuaikan dengan tugas baru tersebut. Dengan kemampuan adaptasi ini, robot SCARA memastikan bahwa lini produksi bisa terus berjalan efisien tanpa mengalami keterlambatan, bahkan ketika ada perubahan signifikan dalam produksi. Dengan penerapan robot SCARA, industri farmasi dapat meningkatkan efisiensi produksi, meminimalisir kesalahan, dan menjaga konsistensi kualitas produk. Kehadiran robot ini menjadi bukti nyata bagaimana teknologi berkontribusi dalam kemajuan dunia farmasi. Rekomendasi Distributor Robotics Delta dan Omron Setelah memahami kemajuan besar dalam Revolusi Industri Farmasi melalui inovasi SCARA ROBOT, kini saatnya Anda mengambil langkah berikutnya. Temukan integrator sistem resmi untuk robot DELTA dan OMRON bersama PT Mitrainti Sejahtera Eletrindo, dan mulailah meningkatkan efisiensi dan produktivitas operasional Anda. Hubungi kami hari ini untuk mendapatkan solusi yang tepat sesuai kebutuhan Anda! ADDRESSRuko Pengampon Square Blok D-31Jl. Semut Baru, Kel. Bongkaran, Kec. Pabean Cantian Surabaya – Jawa Timur PHONEWhatsApp: +628170006907T. (031) 355 1715F. (031) 355 3995EMAIL: [email protected]: Youtube Misel